Analisis Perbandingan Daya Dukung Fondasi Tiang Pancang Berdasarkan Data Sondir dan PDA Test: Studi Kasus Gedung Pendidikan Proyek RS PON Cawang
Perbandingan Daya Dukung Fondasi Berbasis Data SPT dan PDA Test (Studi Kasus: Proyek RS PON): Studi Kasus Gedung Pendidikan Proyek RS PON Cawang
Abstrak
Gedung Pendidikan RS PON dibangun dengan fondasi tiang pancang berdiameter 600 mm. Fungsi dari fondasi ini adalah untuk menyalurkan beban yang diterima oleh struktur, lalu diteruskan ke dalam tanah. Fondasi yang menopang struktur, harus memliliki daya dukung tiang yang lebih besar dari beban rencana yang diterima oleh pondasi tersebut. Pada artikel ini akan dibahas mengenai perbandingan daya dukung tiang pancang dengan analisis data sondir lapangan dan hasil pengujian PDA (Pile Driving Analysis) Test. Pengumpulan data dilakukan dengan cara pengambilan data dari pihak proyek dan studi pustaka. Perhitungan daya dukung tiang pancang dilakukan menggunakan metode perhitungan Meyerhoof (1956) dan L. Decourt (1982) dengan menggunakan data SPT yang didapatkan dari hasil sondir di titik BH-02 Gedung Pendidikan RS PON Cawang. Daya dukung fondasi tiang pancang dilakukan perhitungan dengan menggunakan data seperti data SPT, dan titik tanah yang ditinjau. Perhitungan daya dukung fondasi tiang dengan metode perhitungan Meyerhoof (1956) dan L. Decourt (1982) belum dapat dianggap sebagai daya dukung pondasi ultimit yang paling tepat. Untuk memastikan keakuratan hasil analisa struktur berdasarkan data SPT diperlukan perbandingan hasil pengujian PDA (Pile Driving Analysis).
Kata Kunci
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka Menara: Jurnal Teknik SipilArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
