VALUE BASED DECISION PADA FASILITAS DIFABEL TUNANETRA DI DKI JAKARTA
Value Based Decision Pada Fasilitas Difabel Tunanetra di DKI Jakarta
Abstrak
ABSTRAK Transportasi umum di DKI Jakarta harus memastikan aksesibilitas yang optimal bagi penyandang disabilitas, termasuk tunanetra. Salah satu fasilitas utama yang mendukung mobilitas tunanetra adalah guiding block, namun penggunaannya sering kali tidak maksimal akibat desain yang tidak konsisten, kurangnya pemeliharaan, serta pemasangan yang tidak merata. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dan menentukan alternatif terbaik dalam optimalisasi fasilitas difabel tunanetra menggunakan pendekatan Value Based Decision Making (VBDM) dan metode Analytic Hierarchy Process (AHP). Dengan melakukan observasi, wawancara, serta survei kepada pemangku kepentingan terkait, penelitian ini mengidentifikasi empat kriteria utama: Kemudahan Akses, Kemudahan Informasi, Kesetaraan Penggunaan Ruang, dan Keselamatan. Hasil analisis AHP menunjukkan bahwa Keselamatan merupakan faktor paling dominan dalam optimalisasi fasilitas dengan bobot tertinggi sebesar 0,4675, diikuti oleh Kemudahan Akses (0,2286), Kesetaraan Penggunaan Ruang (0,2002), dan Kemudahan Informasi (0,1035). Dengan demikian, penelitian ini merekomendasikan perbaikan desain guiding block, penerapan teknologi pendukung seperti peta taktil dan signage audio, serta peningkatan implementasi kebijakan aksesibilitas guna meningkatkan kemandirian dan keselamatan tunanetra dalam menggunakan transportasi umum. Kata kunci: Aksesibilitas; Guiding Block; Tunanetra; Value Based Decision Making; Analytic Hierarchy Process
Kata Kunci
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka Menara: Jurnal Teknik SipilArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
