COMPARISON OF MAINTENANCE OF AUTOMATIC AND CONVENTIONAL DRIP IRRIGATION SYSTEMS ON HORENSO CROPS (Greenhouse Keboenumiku Cibodas-Lembang): Perbandingan Maintenance Metode Sistem Irigasi Tetes Otomatis Dan Metode Konvesional Pada Tanaman Bayam Jepang/Horenso
Abstrak
Sistem irigasi tetes dipasang di lahan kering yang dapat memberikan air secara stabil sehingga pemberian air lebih baik. Dengan berkembangnya teknologi sistem irigasi tetes bisa di kontrol secara otomatis yang meliputi alat elektronik untuk memerintah keadaan dari suatu sistem tersebut. Penelitian ini menggunakan 2 metode yaitu metode konvensional dan metode irigasi tetes otomatis yang bertujuan untuk mengetahui kebutuhan air dan pupuk pada tanaman bayam jepang/horenso serta membandingkan maintenance dari biaya, waktu dan tenaga kerja manusia. Hasil dari penelitian air yang dikeluarkan menggunakan metode konvesional sebesar 29,228 liter dan metode irigasi tetes otomatis sebesar 10,000 liter. Selisih sebesar 19,228 liter dengan persentase 66,78%, dapat diartikan metode irigasi tetes otomatis lebih hemat. Pupuk yang dikeluarkan menggunakan metode konvesional sebesar 20,120 liter dan metode irigasi tetes otomatis sebesar 9,000. Selisih sebesar 11,120 liter dengan persentase 55,26%, dapat diartikan metode irigasi tetes otomatis lebih hemat. Kebutuhan air dan pupuk menggunakan metode sistem irigasi tetes otomatis lebih efisien dan efektif karena dalam pemberiannya tidak terlalu banyak yang terbuang dari pada menggunakan metode konvensional.
Kata Kunci
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka Menara: Jurnal Teknik SipilArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
