Publiora

Menghubungkan ke Publiora...

Publiora

PENGAWETAN BEBERAPA JENIS KAYU DENGAN PROSES RENDAMAN DINGIN

Menara: Jurnal Teknik Sipil (Sinta 4)Vol. 0 No. 07 Januari 2007
DOI10.21009/jmenara.v2i1.7877

Abstrak

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui retensi dan penetrasiempat kayu komersial Indonesia, yaitu meranti merah, kempas, mindi danjaran, yang diawetkan dengan proses cold dipping menggunakan 7% air yang ditanggungpengawet (Impralit CKB) dengan durasi 7 hari.Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata retensi, dan boron danpenetrasi tembaga dari spesies-spesies di atas selanjutnya adalah meranti (6,44kg / m3; 44,65%; 0%,), kempas (6,56 kg / m3; 53,04%; 21,21%), mindi (4,06kg / m3; 61,25%; 47,92%) dan jaran (16,71 kg / m3; 70,21%; 75,76%). Inimenunjukkan bahwa kayu jaran yang diawetkan dengan celupan dingin dapat digunakan untuk outdoorkonstruksi, sementara kempas dan mindi yang dirawat dengan perendaman dingin dapat digunakanuntuk konstruksi yang digunakan di bawah atap tanpa kontak tanah. Meranti merahtreatability sangat resisten, jadi harus diawetkan dengan metode lain.

Kata Kunci

proses pencelupan dinginretensipenetrasiketerjagaan

Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda

MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.

Coba MatchMind

Lihat profil lengkap jurnal ini

Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.

Buka Menara: Jurnal Teknik Sipil

Artikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.

PENGAWETAN BEBERAPA JENIS KAYU DENGAN PROSES RENDAMAN DINGIN | Menara: Jurnal Teknik Sipil | Publiora