Publiora

Menghubungkan ke Publiora...

Publiora

FIRST UNPROVOKED SEIZURE PADA ANAK

Melati, DeborahSuwarba, IGN MadeSutriani M, DewiKari, Komang
Medicina (Sinta 3)Vol. 0 No. 021 Mei 2015

Abstrak

Kejang sangat sering ditemukan pada pasien anak dengan perkiraan kejadian first unprovoked seizuresebesar 2% dan epilepsisebesar 1% pada anak sebelum berusia 16 tahun. First unprovoked seizure adalah kejang yang terjadi tanpa faktor pencetus seperti demam, infeksi sistem saraf pusat, trauma kepala, gangguan metabolik, hipoksia otak, dan obat-obatan.Berulangnya first unprovoked seizure berbeda-beda pada setiap pasien dan dipengaruhi oleh faktor risiko perorangan seperti gambaran EEG epileptiform atau adanya kelainan neurologis sebelumnya.Tatalaksana first unprovoked seizure berupa mengatasi kejang pada saat serangan.Pemberian obat anti-epilepsi pada pasien dengan first unprovoked seizure masih kontroversial.Tujuan utama pemberian obat anti-epilepsi pada pasien dengan first unprovoked seizure adalah mengoptimalisasi kualitas hidup anak dengan mempertimbangkan risiko pemberian obat dan mencegah berulangnya kejang, pemilihan keluarga serta efek samping pemberian obat. [MEDICINA. 2014;45:93-8].

Kata Kunci

first unprovoked seizure, obat anti-epilepsi, berulangnya kejang

Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda

MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.

Coba MatchMind

Lihat profil lengkap jurnal ini

Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.

Buka Medicina

Artikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.

FIRST UNPROVOKED SEIZURE PADA ANAK | Medicina | Publiora