Publiora

Menghubungkan ke Publiora...

Publiora

PRIMARY CUTANEOUS HISTOPLASMOSIS PADA PASIEN DENGAN INFEKSI HUMAN IMMUNODEFICIENCY VIRUS (HIV)

Upadana, NyomanSuryawati, NyomanSaputra, Herman
Medicina (Sinta 3)Vol. 0 No. 016 September 2014

Abstrak

Histoplasmosis adalah penyakit granulomatosa disebabkan oleh jamur dimorphic Histoplasma capsulatum. Lesi kulit merupakan bentuk sekunder, tetapi dapat juga primer pada kasus self inoculation. Kasus adalah laki-laki 27 tahun dengan benjolan sejak 3 bulan yang lalu, diawali pada kedua kaki meluas ke tangan dan wajah. Pemeriksaan kulit didapatkan papul, nodul, dan ulkus dengan tepi landai, tertutup krusta tebal. Hasil pemeriksaan CD4 adalah 4/mm3. Pemeriksaan histopatologi pada stroma tampak sebaran sel histiosit mengandung mikroorganisme, bentuk bulat, berdinding tebal, berwarna eosinofilik, dan dikelilingi oleh clear halo. Positif dengan pewarnaan periodic acid schiff dan grocott methenamic silver, dan sesuai untuk Histoplasma capsulatum. Diagnosis pasien adalah primary cutaneous histoplasmosis dan diterapi flukonazol 200 mg IV dengan respon terapi yang baik. [MEDICINA 2013;44:113-117].

Kata Kunci

primary cutaneous histoplasmosis, HIV, histopatologi

Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda

MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.

Coba MatchMind

Lihat profil lengkap jurnal ini

Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.

Buka Medicina

Artikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.

PRIMARY CUTANEOUS HISTOPLASMOSIS PADA PASIEN DENGAN INFEKSI HUMAN IMMUNODEFICIENCY VIRUS (HIV) | Medicina | Publiora