Penerapan Model Recency, Frequency, Monetary untuk Segmentasi Pola Perilaku Pelanggan Indibiz: Application of the Recency, Frequency, Monetary Model for Segmentation of Indibiz Customer Behavior Patterns
Abstrak
PT Telkom Indonesia Witel Sumbagsel menghadapi kondisi Data Rich, Information Poor (DRIP), yaitu melimpahnya data transaksi yang belum dimanfaatkan secara optimal sebagai dasar pengambilan keputusan pada unit Payment Collection. Penelitian ini menerapkan metodologi Knowledge Discovery in Databases (KDD) menggunakan model RFM (Recency, Frequency, Monetary) dan algoritma K-Means Clustering untuk mengidentifikasi pola perilaku pembayaran pelanggan. Dataset terdiri dari 46.355 transaksi periode Januari–Desember 2025. Jumlah cluster optimal ditentukan menggunakan metode Elbow dan menghasilkan empat segmen pelanggan (k=4). Evaluasi menggunakan Silhouette Coefficient memperoleh nilai 0,3463 yang menunjukkan kualitas klaster yang dapat diterima. Hasil segmentasi mengelompokkan pelanggan ke dalam kategori loyal, potential, standard, dan churn-risk, sehingga mendukung penyusunan strategi penagihan yang lebih tepat sasaran dan berbasis data. Penelitian ini menunjukkan bahwa integrasi RFM dan K-Means efektif dalam mengubah data transaksi menjadi wawasan praktis bagi manajemen penagihan telekomunikasi.
Kata Kunci
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka MALCOM: Indonesian Journal of Machine Learning and Computer ScienceArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
