Model Deteksi Pemborosan Energi Listrik Rumah Tangga Berbasis Algoritma Autoencoder dengan Konsep Internet of Things: Household Electricity Waste Detection Model Based on Autoencoder Algorithm with Internet of Things Concept
Abstrak
Penelitian ini menyajikan pendekatan unsupervised untuk mendeteksi pemborosan energi listrik rumah tangga dari fitur jendela waktu berbasis IoT menggunakan Autoencoder (AE). Pipeline meliputi imputasi median, normalisasi RobustScaler, pemisahan berbasis waktu (70/15/15), pelatihan AE dengan AdamW dan early stopping, serta ambang adaptif per-rumah dari persentil 99,5% error rekonstruksi. Evaluasi dilakukan pada dataset energi listrik (23.028 window; dua rumah, dua kanal) dengan fitur statistik tegangan, arus, daya, faktor daya (rata-rata/deviasi standar/p95), slope, dan transien. Grid search memilih AE dangkal (depth=1, width=128, bottleneck=16, dropout=0, ReLU, lr=1e-4, wd=1e-5). Pada test set (n=3.455), rerata error rekonstruksi sebesar 3,17×10?³. Dengan treshold per-rumah (homeA=0,0634, homeB=0,0859), sistem menandai ~0,52% window sebagai pemborosan/anomali, dengan insidensi lebih tinggi pada homeA (0,81%) dibanding homeB (0,23%). Atribusi error per-fitur menonjolkan metrik faktor daya serta slope/variabilitas tegangan, arus, dan daya, pola yang konsisten dengan beban tidak efisien atau switching mendadak. Metode ini siap dioperasikan pada ekosistem IoT dan memberikan indikator yang dapat ditafsirkan untuk tindakan penghematan tanpa memerlukan label.
Kata Kunci
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka MALCOM: Indonesian Journal of Machine Learning and Computer ScienceArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
