Evaluasi Perbandingan Sistem Operasi Linux untuk Pemanfaatan Client-Server: Studi Kasus Ubuntu dan Debian
Abstrak
Linux merupakan sistem operasi yang populer dalam lingkungan client-server karena sifatnya yang open source dan fleksibel. Namun, banyaknya distribusi Linux yang tersedia sering kali membuat pengguna bingung dalam menentukan pilihan yang paling sesuai dengan kebutuhan spesifik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan dua distribusi Linux, yaitu Ubuntu dan Debian, dalam konteks pemanfaatan sebagai sistem operasi client-server. Studi ini menggunakan beberapa parameter, termasuk uji stress untuk mengukur kemampuan sistem, waktu booting, waktu instalasi sistem operasi, dukungan komunitas, serta kemudahan pembaruan sistem. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Debian lebih unggul dalam hal stabilitas dan kemampuan sistem di bawah tekanan (uji stress), namun Ubuntu menawarkan waktu instalasi dan booting yang lebih cepat serta dukungan komunitas yang lebih luas. Dalam hal kemudahan pembaruan sistem, Ubuntu juga menunjukkan keunggulan dibandingkan Debian. Penelitian ini penting untuk memberikan panduan bagi pengguna dalam memilih distribusi Linux yang sesuai, di mana Debian lebih ideal untuk server yang membutuhkan stabilitas, sementara Ubuntu lebih cocok untuk pengguna yang menginginkan kemudahan instalasi dan dukungan komunitas yang lebih baik.
Kata Kunci
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka MALCOM: Indonesian Journal of Machine Learning and Computer ScienceArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
