Publiora

Menghubungkan ke Publiora...

Publiora

Menelisik Sejarah Penamaan Jalan Lubang Buaya dan Kaitannya dengan Peristiwa G30S

Afiifadiyah, AqiilahJumardi
Local History & Heritage (Sinta 4)Vol. 0 No. 026 Juni 2021
DOI10.57251/lhh.v1i1.22

Abstrak

This paper is a research on the history of naming Lubang Buaya using the interview method by examining the tomb of Mbah Prince Syarif bin Sheikh Abdul Rahman (Datok Flood) which is located on Jl. Kramat RT.7/RW.10, Lubang Buaya, Kec. Cipayung, East Jakarta City, which local residents believe is the person who coined the name Lubang Buaya. Then associate the name of Lubang Buaya with the G30S event. In fact, the naming of Lubang Buaya existed before the G30S event. There are two methods used in this paper, namely literature study and interviews (observation).

Kata Kunci

Lubang BuayaDatok BanjirG30S

Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda

MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.

Coba MatchMind

Lihat profil lengkap jurnal ini

Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.

Buka Local History & Heritage

Artikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.

Menelisik Sejarah Penamaan Jalan Lubang Buaya dan Kaitannya dengan Peristiwa G30S | Local History & Heritage | Publiora