PENGARUH DISARTRIA TERHADAP PELAFALAN DIALEK NGAPAK: STUDI KASUS ANAK USIA SEKOLAH DASAR
Abstrak
Disartria merupakan gangguan motorik wicara kompleks pada anak yang memengaruhi artikulasi, dengan implikasi signifikan pada komunikasi anak-anak. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh disartria terhadap pelafalan dialek Ngapak pada anak usia sekolah dasar, dengan fokus pada transformasi linguistik yang dihasilkan oleh gangguan neurologis. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus, dengan subjek seorang anak berusia 12 tahun yang mengalami disartria, menggunakan teknik pengumpulan data melalui rekaman voice note pada apilkasi WhatsApp. Analisis dilakukan dengan mentranskripsikan dan mengidentifikasi pola pelafalan dialek Ngapak yang termodifikasi akibat gangguan. Hasil penelitian ini menunjukkan disartria menghasilkan perubahan signifikan dalam pelafalan, meliputi pelesapan konsonan, ketidakjelasan bunyi nasal, dan modifikasi artikulasi, khususnya pada konsonan ”ng”, ”r”, dan ”l”. Temuan mengungkapkan bahwa gangguan tidak sekedar menghambat komunikasi, melainkan membentuk ulang arsitektur bahasa secara aktif. Penelitian menyimpulkan bahwa disartria berdampak fundamental pada produksi bahasa, dengan implikasi penting bagi terapi wicara dan pemahaman psiklinguistik. Rekomendasi penelitian mencakup pendekatan holistik dalam intervensi, yang menghargai variasi linguistik individual dan kapasitas adaptasi neurologis.
Kata Kunci
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka Kulturistik: Jurnal Ilmu Bahasa dan BudayaArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
