Publiora

Menghubungkan ke Publiora...

Publiora

PENDEKATAN EKOLOGI: RELEVANSI MITOS ONGGOLOCO DALAM PENGELOLAAN HUTAN BERKELANJUTAN DI JAWA

Hafidz, AlghazaliRosihan, Farid FajarFerawati, HasanahNafila, HijrinaTsaabita, Grasia ButsainaEdiyono, Suryo
Kulturistik: Jurnal Ilmu Bahasa dan Budaya (Sinta 4)Vol. 0 No. 031 Juli 2024
DOI10.22225/kulturistik.8.2.9826

Abstrak

Hutan memiliki arti penting bagi Masyarakat sebagai ekosistem yang berisi pepohonan, tumbuhan, hewan, mikroorganisme, dan tanah yang saling berinteraksi. Di Indonesia, hutan sering menjadi latar cerita rakyat dan mitos yang berperan dalam aktivitas social, keagamaan, dna budaya. Penelitian kualitatif melalui studi Pustaka menunjukkan bahwa pengelolaan Hutan Wonosadi mencerminkan kearifan lingkungan yang kuat. Dua versi mitps tentang Onggoloco dari Dusun Duren dan Sidorejo menekankan pentingnya menjaga hutan. Masyarakat Dusun Duren dan Siderejo di bawah Desa Beji, Kecamatan Ngawen, Gunung Kidul, melakukan reboisasi sejak 1966 untuk memulihkan hutan yang rusak. Mereka menjaga hutan melalui penghijauan, pembagian blok, dan penanaman tumpeng sari, serta menghormati Onggoloco melalui upacara Sadranan, Nilai-nilai kearifan local dan pendekatan ekologi ini berhasil melestarikan Hutan Wonosadi, menjadikannya contoh pengelolaan hutan berbasis tradisi lokal yang bijak.

Kata Kunci

ecologyforestenvironmental wisdommythOnggolocoWonosadiekologihutankearifan lingkunganmitosOnggolocoWonosadi

Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda

MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.

Coba MatchMind

Lihat profil lengkap jurnal ini

Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.

Buka Kulturistik: Jurnal Ilmu Bahasa dan Budaya

Artikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.

PENDEKATAN EKOLOGI: RELEVANSI MITOS ONGGOLOCO DALAM PENGELOLAAN HUTAN BERKELANJUTAN DI JAWA | Kulturistik: Jurnal Ilmu Bahasa dan Budaya | Publiora