Publiora

Menghubungkan ke Publiora...

Publiora

DIMENSI PEMAKNAAN BUDAYA PADA PRINSIP KESOPANAN TINDAK TUTUR DALAM PERCAKAPAN MELALUI APLIKASI CHATTING

Vivin Indah Sari S., Ida AyuMega Purnami, Ni PutuMeylani Eka Yanti, Jro Balian
Kulturistik: Jurnal Ilmu Bahasa dan Budaya (Sinta 4)Vol. 0 No. 030 Januari 2024
DOI10.22225/kulturistik.8.1.8677

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana dimensi kebudayaan mampu mempengaruhi penggunaan maksim kesopanan tindak tutur yang digunakan penutur melalui pesan yang dikirimkan di aplikasi chatting Whatsapp. Beberapa pesan yang dikirimkan dan diterima melalui aplikasi Whatsapp menjadi sumber data dalam penelitian ini. Metode dan Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa dokumentasi. Metode deskriptif kualitatif digunakan untuk menjabarkan hasil yang ditemukan dalam data dan menjelaskannya dengan lebih rinci dan mendalam sehingga menemukan benang merahnya. Hasil dari penelitian ini ditemukan 6 maksim kesopanan yang ditemukan dengan 6 data pesan melalui aplikasi chatting Whatsapp yaitu maksim kebijaksanaan (tact maxim), maksim kedermawanan (generosity maxim), maksim penghargaan (approbation maxim), maksim kesederhanaan (modesty maxim), maksim persetujuan (agreement maxim), dan maksim simpati (sympathy maxim). Sedangkan dimensi budaya yang ditemukan dalam penggunaan maksim-maksim tersebut adalah situational behaviour, intraorganistik dan ekstraorganistik.

Kata Kunci

cultural dimensionsmaximspragmaticswhatsappdimensi kebudayaanmaksimpragmatikwhatsapp

Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda

MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.

Coba MatchMind

Lihat profil lengkap jurnal ini

Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.

Buka Kulturistik: Jurnal Ilmu Bahasa dan Budaya

Artikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.

DIMENSI PEMAKNAAN BUDAYA PADA PRINSIP KESOPANAN TINDAK TUTUR DALAM PERCAKAPAN MELALUI APLIKASI CHATTING | Kulturistik: Jurnal Ilmu Bahasa dan Budaya | Publiora