Publiora

Menghubungkan ke Publiora...

Publiora

TABU PERNIKAHAN DALAM BUDAYA BANYUMAS

Puspita Sari, RosdianaPurwandari, Gigih Ariastuti
Kulturistik: Jurnal Ilmu Bahasa dan Budaya (Sinta 4)Vol. 0 No. 031 Juli 2024
DOI10.22225/kulturistik.8.2.8422

Abstrak

Budaya Tabu merupakan hal yang dianggap pantang untuk dilakukan karena jika dilakukan masyarakat percaya akan ada sanksi yang tidak baik yang akan diterima oleh pelakunya.  Budaya ini terdapat di berbagai daerah di Indonesia salah satunya adalah di Banyumas. Banyumas merupakan sebuah Kabupaten di Provinsi Jawa Tengah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tabu pernikahan yang ada di dalam budaya Banyumas. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif sehingga interpretasi data tidak dalam bentuk angka. Data diperoleh dari wawancara dengan tokoh masyarakat serta kajian pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tujuh jenis tabu pernikahan yaitu tabu menikah dengan misan, pasangan yang sebutan laki-laki nya lebih muda dari perempuanya, pasangan yang memiliki hubungan kekerabatan yang setara, pasangan yang atap rumahnya saling terlihat (berhadapan), perhitungan weton dan hari lahir yang tidak cocok, anak terakhir dengan anak terakhir atau anak pertama dengan anak pertama serta tabu menikah di bulan Muharam atau Suro.

Kata Kunci

culturemarriagetaboobudayapernikahantabu

Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda

MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.

Coba MatchMind

Lihat profil lengkap jurnal ini

Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.

Buka Kulturistik: Jurnal Ilmu Bahasa dan Budaya

Artikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.

TABU PERNIKAHAN DALAM BUDAYA BANYUMAS | Kulturistik: Jurnal Ilmu Bahasa dan Budaya | Publiora