Publiora

Menghubungkan ke Publiora...

Publiora

KONTRUKSI KONSEP CATUR LAWA PURA DASAR BHUWANA GELGEL KLUNGKUNG

Raka, Anak Agung GdeSuwitra, I MadeGunawarman, Anak Agung Gede Raka
Kulturistik: Jurnal Ilmu Bahasa dan Budaya (Sinta 4)Vol. 0 No. 030 Juli 2022
DOI10.22225/kulturistik.6.2.5540

Abstrak

Multi konsep melandasi pendirian Pura Dasar Bhuwana Gelgel Klungkung. Oleh karena itu dibutuhkan pengetahuan terhadap konsep-konsep yang diterapkan sehingga tidak keliru dalam memahami bentuk, fungsi, dan status pura. Ketika dilakukan pengamatan di objek tampak ada kelompok tertentu yang menganggap bahwa dua pelinggih yang berstatus Catur Lawa yaitu Meru Tumpang Tiga Pelinggih Ratu Pasek dan Meru Tumpang Tiga Pelinggih Ratu Pande, adalah pelinggih untuk pemujaan roh leluhurnya. Agar tidak terjadi kesalahpahaman berkelanjutan, maka dalam penelitian ini dilakukan konstruksi terhadap konsepnya dan dikembalikan kepada esensinya. Penelitian yang mengangkat judul “Konstruksi Konsep Catur Lawa Pura Dasar Bhuwana Gelgel Klungkung” menggunakan pendekatan kualitatif. Dalam pengumpulan datanya dipakai metode observasi, wawancara, dan studi pustaka.

Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda

MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.

Coba MatchMind

Lihat profil lengkap jurnal ini

Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.

Buka Kulturistik: Jurnal Ilmu Bahasa dan Budaya

Artikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.

KONTRUKSI KONSEP CATUR LAWA PURA DASAR BHUWANA GELGEL KLUNGKUNG | Kulturistik: Jurnal Ilmu Bahasa dan Budaya | Publiora