FUNGSI KULTURAL PRONOMINA PERSONA PERTAMA DAN KEDUA DALAM BAHASA SASAK: KAJIAN LINGUISTIK ANTROPOLOGI
Abstrak
Fokus penelitian ini adalah pronomina persona pertama dan kedua tunggal dalam bahasa Sasak Dialek Kuto-Kute di Lombok Utara. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bentuk pronomina persona pertama dan kedua tunggal, mengetahui penggunaan pronomina persona pertama dan kedua tunggal, dan mengeksplorasi fungsi kultural pronomina persona pertama dan kedua tunggal. Data dalam penelitian ini berupa kosakata (bentuk pronomina persona pertama dan kedua tunggal) dan tuturan yang dikumpulkan dengan metode observasi dan wawancara. Hasil analisis menunjukkan, bahwa masyarakat Sasak di Lombok Utara mempraktikkan pronomina persona pertama dan kedua tunggal dalam basa jamaq ‘bahasa rendah’ dan basa alus ‘bahasa tinggi’. Bentuk ku ‘saya’ merupakan pronomina persona pertama basa jamaq, sedangkan bentuk tiang ‘saya’ adalah pronomina pertama persona basa alus. Bentuk diq ‘kamu’ adalah pronomina persona kedua basa jamaq, sedangkan bentuk epÑ â€˜kamu’ dan pelungguh ‘kamu’ basa alus; pronomina persona pertama dan kedua tunggal dalam basa jamaq dipraktikkan ketika berkomunikasi dengan lawan tutur yang sejajar, sedangkan pronomina persona pertama dan kedua tunggal dalam basa alus dipraktikkan ketika berkomunikasi dengan lawan tutur yang tidak sejajar; penggunaan pronomina pertama dan kedua tunggal dalam basa jamaq dan basa alus menjalankan fungsi kultural, yakni fungsi keakraban dan fungsi keadaban.
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka Kulturistik: Jurnal Ilmu Bahasa dan BudayaArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
