Publiora

Menghubungkan ke Publiora...

Publiora

KEMUNDURAN BERBAHASA PADA PENDERITA DEMENSIA

Nur Az Zahra, AuraAji Karunia Putra, Dona
Kulturistik: Jurnal Ilmu Bahasa dan Budaya (Sinta 4)Vol. 0 No. 030 Januari 2024
DOI10.22225/kulturistik.8.1.4343

Abstrak

Kemampuan berbahasa merupakan anugerah terhebat yang diberikan Tuhan kepada manusia. Kemampuan berbahasa inilah yang membedakan manusia dengan makhluk hidup lainnya. Demensia merupakan salah satu penyakit yang dapat memengaruhi daya ingat, kemampuan berpikir, cara berperilaku, emosi, dan kemampuan bahasa seseorang. Dalam artikel ini penulis akan membahas mengenai salah satu gangguan berbahasa yaitu tentang demensia sebagai kemunduran berbahasa. Gangguan tersebut dapat menyebabkan pengaruh pada cara berpikir, sehingga sulit dalam mengekspresikan kata-kata ketika sedang berkomunikasi. Pemilihan kalimat yang seringkali diulang-ulang ketika berbicara merupakan tanda khusus penderita demensia. Bahkan ketika sedang berkomunikasi pembicaraan sering terputus karena penderita demensia tidak mengingat apa yang sedang dibicarakan, sehingga seringkali berganti topik lain. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif yaitu dengan teknik wawancara dan catat. Sumber data didapatkan dari responden yang merupakan penderita demensia.

Kata Kunci

dementialanguage disorderslanguage declinedemensiagangguan berbahasakemunduran berbahasa

Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda

MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.

Coba MatchMind

Lihat profil lengkap jurnal ini

Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.

Buka Kulturistik: Jurnal Ilmu Bahasa dan Budaya

Artikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.

KEMUNDURAN BERBAHASA PADA PENDERITA DEMENSIA | Kulturistik: Jurnal Ilmu Bahasa dan Budaya | Publiora