Digital Literature Understanding of Early Childhood Education Teachers in Pontianak, West Kalimantan
Abstrak
Tujuan dari penelitian ini untuk memperoleh informasi tentang pemahaman Literasi Digital Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Pontianak dalam basis kelas, basis budaya sekolah, dan basis komunitas. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Sumber data adalah guru PAUD di Pontianak yang tersebar di 6 kecamatan, 30 lembaga, dan 90 guru. Pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Alat pengumpulan data berupa panduan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dengan cara mengumpulkan, mereduksi, menyajikan, dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa literasi digital guru PAUD di Pontianak secara umum masih kurang. Hal ini disebabkan: 1) basis kelas: jumlah pelatihan literasi digital yang diikuti guru masih sangat rendah, intensitas penerapan literasi digital dalam kegiatan pembelajaran masih kurang dan didorong oleh pandemic Covid-19, tingkat pemahaman guru masih rendah; 2) basis budaya sekolah: jumlah dan ragam bahan bacaan dan alat peraga berbasis digital masih kurang, frekuensi penggunaan sumber belajar digital masih kurang, jumlah penyajian informasi sekolah menggunakan media digital masih kurang, kebijakan mengenai literasi digital belum optimal; 3) komunitas masyarakat: dukungan masyarakat berupa penyediaan sarana dan prasarana literasi digital di sekolah sudah cukup baik. Serta tingkat keterlibatan orang tua, masyarakat, dan sekolah dalam pengembangan literasi digital cukup baik.
Kata Kunci
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka Kiddo: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia DiniArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
