Reconstruction of Post-pandemic Early Childhood Religious Attitudes Against the Effects of Excessive Gadget Use Through Sigmund Freud's Psycho-Analysis Approach
Abstrak
Selama setahun terakhir, pandemi telah memberikan pengaruh besar bagi penggunaan gadget, salah satunya yaitu pada anak usia dini di Indonesia. Data terakhir yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik di Bulan Desember 2020 lalu menunjukkan bahwa ada sekitar 3,5% anak balita dan 47,7% anak prasekolah telah menggunakan gadget dalam kesehariannya di masa pandemi. Tentunya hal tersebut dapat menganggu perkembangan anak usia dini, terlebih pada perkembangan sikap keagamaannya. Penelitian ini dimaksudkan untuk memperoleh informasi mengenai penyebab penggunaan gadget berlebih pada anak usia dini di masa pandemi, serta memperoleh solusi dan upaya untuk merekonstruksi sikap keagamaan anak usia dini terhadap efek penggunaan gadget berlebih pascapandemi melalui pendekatan psiko-analisis Sigmund Freud. Objek penelitian ini adalah anak usia dini (1-6 tahun) dan para orangtua. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif deskriptif, yang diperoleh dari studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyebab penggunaan gadget pada anak usia dini di masa pandemi adalah kurangnya pengawasan intens oleh setiap orangtua dan juga kejenuhan di masa pandemi. Solusi dan upaya merekonstruksi sikap keagamaan anak usia dini terhadap efek penggunaan gadget berlebih pascapandemi dapat dilakukan melalui pendekatan psiko-analisis Sigmund Freud dengan cara pembinaan orangtua secara intensif dan berkesinambungan.
Kata Kunci
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka Kiddo: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia DiniArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
