Conflict and Family Law Issues in Shia Groups
Abstrak
Artikel ini membahas dinamika relasi Sunni–Syiah di Indonesia dengan menyoroti kampanye anti-Syiah, pengalaman diskriminasi komunitas Syiah, serta isu-isu sensitif seperti pernikahan lintas aliran dan nikah mut’ah. Dengan pendekatan historis, sosial, dan teologis, penelitian ini menunjukkan bahwa marginalisasi terhadap Syiah tidak hanya dipengaruhi oleh perbedaan doktrinal, tetapi juga oleh pengaruh ideologi transnasional, kebijakan negara, dan tekanan kelompok konservatif. Kasus-kasus seperti tragedi Sampang 2012 dan konflik yang melibatkan Yayasan Rausyan Fikr Yogyakarta menjadi contoh konkret eskalasi intoleransi. Temuan artikel menunjukkan bahwa resistensi terhadap diskriminasi muncul dari tokoh-tokoh Muslim moderat, namun upaya ini belum mampu menetralisir dominasi wacana anti-Syiah yang menguat di ruang publik. Selain itu, studi tentang pernikahan lintas mazhab dan perdebatan nikah mut’ah menggambarkan bagaimana perbedaan fikih Sunni–Syiah berdampak pada kehidupan keluarga dan sosial masyarakat. Artikel ini menyimpulkan bahwa isu Syiah di Indonesia merupakan persoalan multidimensional yang memerlukan dialog inklusif, perlindungan hukum bagi minoritas, dan pendekatan moderat untuk menjaga harmoni intra-Islam di Indonesia.
Kata Kunci
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka Khuluqiyya: Jurnal Kajian Hukum dan Studi IslamArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
