Analisis Diskursus Kebijakan Vasektomi sebagai Prasyarat Bantuan Sosial: Studi Komparatif Perspektif Pragmatisme Politik dan Normatif Religius
Vasectomy as Social Assistance Conditionality: A Legal Discourse Analysis of Pragmatic Utilitarian versus Sharia Based Reproductive Rights in Indonesian Family Law
Abstrak
Kontroversi vasektomi sebagai prasyarat bantuan sosial yang dipicu oleh pernyataan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menimbulkan perdebatan antara perspektif pragmatis dan religius di Indonesia. Penelitian ini bertujuan menganalisis konstruksi argumen pro-kontra vasektomi melalui perdebatan antara Adi Armando dan Kholil Nafis dalam acara "Catatan Demokrasi" tanggal 6 Mei 2025. Metode penelitian menggunakan library research dengan pendekatan kualitatif deskriptif dan analisis wacana kritis model Norman Fairclough yang menganalisis dimensi tekstual, praktik diskursif, dan praktik sosial. Data diperoleh dari transkrip acara televisi, artikel berita online, dokumen kebijakan, dan fatwa MUI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Adi Armando membangun argumen utilitarian berbasis efisiensi ekonomi dan "pilihan rasional", sementara Kholil Nafis menggunakan argumentasi teologis yang menekankan konsep fitrah dan maqashid syariah. Perdebatan ini mencerminkan tension antara maslahat praktis dengan ketentuan normatif syariah dalam mengatur aspek reproduksi, serta menimbulkan implikasi terhadap struktur hak dan kewajiban perkawinan dalam hukum keluarga Islam yang memerlukan solusi alternatif berbasis pemberdayaan ekonomi dan metode kontrasepsi temporer.
Kata Kunci
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka Khuluqiyya: Jurnal Kajian Hukum dan Studi IslamArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
