Pandangan Ḥanāfiyah dan Syāfi’iyah Tentang Kontradiksi Dalil Pemukulan Suami Terhadap Istri
Abstrak
Terdapat teks sumber hukum Islam yang membolehkan dan yang melarang pemukulan suami terhadap istri. Dengan demikian dapat dikatakan terdapat pertentangan dalil pemukulan suami terhadap istri. Sementara itu, terdapat perbedaan metode dalam menyelesaian pertentangan antar dalil yang digunakan oleh ulama Ḥanāfiyah dan Syāfi’iyah. Tulisan ini berusaha menjawab bagaimana pandangan Ḥanāfiyah dan Syāfi’iyah tentang hukum pemukulan suami terhadap istri dan bagaimana metode penyelesaian pertentangan dalil pemukulan suami terhadap istri menurut Ḥanāfiyah dan Syāfi’iyah. Jenis penelitian merupakan penelitian kepustakaan (library research). Hasil penelitian menunjukan ulama Ḥanāfiyah dan Syāfi’iyah keduanya sepakat membolehkan pemukulan suami terhadap istri yang bersikap nusyuz, hanya saja terdapat sebagian Syāfi’iyah yang menghukumi khilāf al-aulā. Dalam menyelesaikan pertentangan dalil, mayoritas ulama Ḥanāfiyah memakai metode nasakh karena kronologi teks dapat diketahui dengan jelas. Sedangkan mayoritas ulama Syāfi’iyah menggunakan metode al-jam’u wa al-taufīq. Menurut Syāfi’iyah mengamalkan kedua dalil lebih baik daripada mengabaikan salah satunya secara total.
Kata Kunci
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka Khuluqiyya: Jurnal Kajian Hukum dan Studi IslamArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
