PENGGUNAAN MODEL SEASONAL AUTOREGRESSIVE INTEGRATED MOVING AVERAGE (SARIMA) DALAM MEMPREDIKSI JUMLAH CURAH HUJAN DI KABUPATEN MUARO JAMBI TAHUN 2024
Application Of The Seasonal Autoregressive Integrated Moving Average (SARIMA) Model In Predicting The Amount Of Rainfall In Muaro Jambi Regency In 2024
Abstrak
Hujan merupakan sumber air dimana air adalah salah satu elemen penting dalam kehidupan salah satunya dibidang pertanian. Curah hujan yang tinggi dapat menimbulkan banjir yang menyebabkan kerusakan pada tanaman pertanian sehingga petani akan mengalami gagal panen. Pada tahun 2021, sebesar 2.591 hektare lahan sawah di Kabupaten Muaro Jambi mengalami gagal panen akibat banjir yang disebabkan oleh curah hujan yang tinggi. Hal ini menjadi alasan penting untuk meramalkan jumlah curah hujan di Kabupaten Muaro Jambi sehingga dapat membantu dalam mengambil keputusan untuk mengantisipasi terjadinya gagal panen. Curah hujan seringkali susah diprediksi, sehingga perlu dilakukan identifikasi pola data untuk menentukan metode yang tepat dan menentukan model terbaik yang dapat digunakan untuk meramalkan jumlah curah hujan di Kabupaten Muaro Jambi. Hasil identifikasi pola data jumlah curah hujan di Kabupaten Muaro Jambi menunjukkan bahwa data jumlah curah hujan di Kabupaten Muaro Jambi mengandung pola Musiman. SARIMA merupakan metode peramalan yang cocok untuk diterapkan pada data yang mengandung pola musiman. Model terbaik yang dapat digunakan untuk meramalkan jumlah curah hujan di Kabupaten Muaro Jambi adalah model SARIMA(1,0,0)(1,0,0)12 dengan akurasi peramalan tergolong sangat baik dengan nilai MAPE sebesar dan MSE sebesar 8959,8 yang didapat dari perhitungan nilai error antara data aktual dengan hasil peramalan pada data outsample.
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka Jurnal Khazanah IntelektualArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
