Aksara Incung Sebagai Inspirasi Motif Batik Masyarakat Kerinci: -
Abstrak
Aksara Incung Kerinci merupakan bukti kecerdasan peradaban suku Kerinci pada zamannya. Aksara ini menjadi media komunikasi suku Kerinci sejak abad ke-13. Kumpulan naskahnya menjadi naskah kuno yang bernilai budaya tinggi dengan makna kearifan lokal tak ternilai. Sebagai sub sistem budaya, aksara incung menjadi inspirasi seniman lokal, khususnya pembatik dalam corak desain motif batik, baik teknik cap maupun tulis. Latar belakang penelitian adalah mendeskripsikan motif aksara incung kerinci pada motif batik serta proses terciptanya ide motif batik tersebut. Tahapan penentuan corak dan motif batik dimulai dengan menentukan konsep dan inspirasi dari alam kerinci dan bentuk aksara incung yang dielaborasi menjadi bentuk-bentuk motif batik yang menarik secara visual. Metode penelitian yang digunakan deskriptif kualitatif menggunakan teknik wawancara mendalam kepada beberapa narasumber, dokumentasi dan visualisasi motif. Penelitian dilakukan dengan fokus pada motif batik di Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh. Aksara Incung Kerinci yang sarat dengan makna kearifan lokal dituangkan pada motif batik. Cara ini melahirkan banyak varian motif batik yang sesuai dengan konteks lokal maupun zaman masyarakat Kerinci. Sehingga pembatik kerinci dapat terus berkreasi dengan ragam corak baik nuansa tradisional maupun kontemporer guna meminimalisir kejenuhan konsumen.
Kata Kunci
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka Jurnal Khazanah IntelektualArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
