Publiora

Menghubungkan ke Publiora...

Publiora

Tebasan Penawa Sangga On Piodalan In Pura Luhur Pucak Padang Dawa Baturiti (Hindu Aesthetic Perspective)

Mega Yanti, Ni Luh GedeLestawi, I NengahCandrawan, Ida Bagus Gede
Kamaya: Jurnal Ilmu Agama (Sinta 3)Vol. 0 No. 017 Agustus 2019

Abstrak

Pelaksanaan yajña atau ritual memerlukan berbagai sarana yang disebut upakara, dalam bentuk sesajen (banten). Banten yang dibuat sebagai lambang perwujudan Tuhan (Bhatara) mengandung unsure estetik, pengabdian, ketaatan, dan kesungguhan. Masyarakat Hindu di Bali meyakini bahwa dengan menggunakan sarana upakara dapat mendekatkan diri kehadapan Tuhan beserta manifestasinya yang sedang dipuja. Sarana upakara meliputi: daksina, peras, sesayut, tebasan, suci dan ayaban yang lainnya. Dari berbagai tebasan, salah satu tebasan bernama tebasan penawa sangga. Tebasan penawa sangga yang dipersembahkan pada piodalan di Pura Luhur Pucak Padang Dawa mengandung suatu unsur estetik religius. Tebasan penawa sangga memberi edukasi kepada masyarakat agar masyarakat mau belajar tentang arti, maknanya dan fungsi yang digunakan pada saat pelaksanaan piodalan di Pura Luhur Pucak Padang Dawa. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah: Teori religi, Teori estetika, dan  teori simbol. Sumber data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah metode observasi, wawancara, studi kepustakaan, dan studi dokumen. Data yang telah terkumpul selanjutnya dianalisis dengan teknik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bentuk estetika tebasan penawa sangga adalah: bentuk estetika satyam, bentuk estetika siwam bentuk estetika sundaram. Fungsi tebasan penawa sangga sebagai adalah: Fungsi estetika religius, Fungsi estetika sosial. Makna tebasan penawa sangga adalah: Makna estetika religius, Makna estetika sosial, Makna estetika pendidikan. Sebagai akhir kata, disarankan kepada para pemuka, tokoh-tokoh Agama Hindu dan akademisi selalu member tuntunan dengan ceramah dan pencerahan khususnya yang berkenaan dengan makna tebasan penawa sangga.

Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda

MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.

Coba MatchMind

Lihat profil lengkap jurnal ini

Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.

Buka Kamaya: Jurnal Ilmu Agama

Artikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.

Tebasan Penawa Sangga On Piodalan In Pura Luhur Pucak Padang Dawa Baturiti (Hindu Aesthetic Perspective) | Kamaya: Jurnal Ilmu Agama | Publiora