Publiora

Menghubungkan ke Publiora...

Publiora

HUNIAN "PRA-SRIWIJAYA" DI DAERAH RAWA PANTAI TIMUR SUMATERA

Rangkuti, Nurhadi
KALPATARU (Sinta 2)Vol. 0 No. 022 November 2023

Abstrak

The presence of Śrīvijaya in Sumatera was marked by the existence of inscriptions dated from  7th Century AD in Palembang, Jambi and Lampung. Most of the inscriptions and archaeological sites from Śrīvijaya era (7th – 13th Century) were located in the wetlands as part of the east coast region of Sumatera. The last two decades of archaeological researches in the region succeeded in finding archaeological sites from pre-Śrīvijaya era, among others jar burial and settlement sites. The discovery of pre-Śrīvijaya sites indicates that before Śrīvijaya was developed in Palembang and Jambi, the marshland area had already been inhabited by ancient communities. The research carried out further studies on the pattern of living of the ancient communities in interacting with marshy environment. The research was carried out using “landscape archaeology” approach, surveys and excavations in collecting data, as well as carbon dating (C-14) analysis and artifact typology to determine the age of the sites. The results of the research provide an illustration about the distribution pattern of the sites between the jar burial sites and the settlement sites in the wetland. Keberadaan Śrīwijaya di Sumatera ditandai oleh adanya prasasti-prasasti dari abad ke- 7 M. di Palembang, Jambi dan Lampung. Sebagian besar prasasti dan situs-situs arkeologi dari masa Śrīwijaya (abad ke-7-13 M.) terdapat di daerah lahan basah sebagai bagian dari wilayah pantai timur Sumatera. Penelitian arkeologi selama dua puluh tahun terakhir di daerah tersebut berhasil menemukan situs-situs arkeologi pada masa pra-Śrīwijaya antara lain berupa situs kubur tempayan dan situs hunian. Penemuan situs-situs masa pra-Śrīwijaya itu menunjukkan bahwa sebelum Śrīwijaya berkembang di Palembang dan Jambi, daerah rawa telah dimukimi oleh komuniti-komuniti kuno. Penelitian mengkaji lebih jauh pola hidup masyarakat kuno tersebut dalam berinteraksi dengan lingkungan rawa. Penelitian dilakukan dengan pendekatan “landscape archaeology”, survei dan ekskavasi untuk pengumpulan data, serta analisis carbon dating (C-14) dan tipologi artefak untuk mengetahui pertanggalan situs. Hasil penelitian memberikan gambaran mengenai pola persebaran situs antara situs kubur tempayan dan situs hunian di daerah rawa.

Kata Kunci

pra-Sriwijayarawasitus kubur tempayansitus hunia

Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda

MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.

Coba MatchMind

Lihat profil lengkap jurnal ini

Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.

Buka KALPATARU

Artikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.

HUNIAN "PRA-SRIWIJAYA" DI DAERAH RAWA PANTAI TIMUR SUMATERA | KALPATARU | Publiora