ANALISIS TITIK GENANGAN AIR AKIBAT BANJIR MENGGUNAKAN METODE RANDOM FOREST DI KECAMATAN LEDO
Abstrak
Banjir merupakan salah satu bencana alam yang sering terjadi di berbagai wilayah Indonesia, termasuk Kabupaten Bengkayang. Tingginya curah hujan pada musim penghujan dapat menyebabkan peningkatan debit air yang dapat menimbulkan luapan sungai maupun badan air lainnya sehingga memicu terjadinya genangan. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mendukung mitigasi bencana banjir adalah melalui identifikasi dan pemetaan titik-titik genangan air. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk memetakan titik genangan air di Kecamatan Ledo dengan memanfaatkan data penginderaan jauh, Sistem Informasi Geografis, serta algoritma Random Forest. Sebanyak 244 titik sampel dikumpulkan dan dilakukan ekstraksi nilai variabel sebagai dasar penyusunan dataset. Selanjutnya, dataset dibagi menjadi data latih 80% dan data uji 20% untuk proses pemodelan dan evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa algoritma Random Forest mampu mengklasifikasikan titik genangan air dengan tingkat akurasi sebesar 98%. Berdasarkan confusion matrix, seluruh titik yang tidak tergenang berhasil diidentifikasi dengan tepat, sedangkan hanya satu titik genangan yang mengalami kesalahan klasifikasi. Analisis feature importance menunjukkan bahwa variabel VV memiliki kontribusi paling besar dalam proses klasifikasi. Secara keseluruhan, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa algoritma Random Forest memiliki kinerja yang sangat baik dalam memprediksi titik genangan air dan menjadi salah satu pendukung pengambilan keputusan dalam upaya mitigasi dan penanggulangan banjir.
Kata Kunci
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka Jurnal TIMESArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
