Biokomposit Tenun dari Serat Daun Nanas dan Limbah Kulit Jeruk: Inovasi Material untuk Tekstil Berkelanjutan
Woven Biocomposites from Pineapple Leaf Fiber and Orange Peel Waste: A Material Innovation for Sustainable Textiles
Abstrak
Penelitian ini mengembangkan material tekstil biokomposit berbasis tenun dengan memanfaatkan serat daun nanas (PLF) dan bioplastik dari limbah kulit jeruk sebagai bahan pengikat alami. Melalui pendekatan desain kerajinan berkelanjutan, material ini dibuat menggunakan teknik tenun tradisional (ATBM) dan formulasi bioplastik ramah lingkungan berbahan gelatin, agar, gliserol, dan pektin dari kulit jeruk. Penelitian ini mengkaji pengaruh struktur tenun (polos dan keper) dan komposisi serat terhadap sifat mekanik material, khususnya kekuatan tarik dan kelenturan. Hasil menunjukkan bahwa struktur tenun dan kadar serat sangat berpengaruh terhadap performa mekanik. Tenun polos menghasilkan kekuatan tarik lebih tinggi, sementara tenun keper memberikan fleksibilitas dan kenyamanan sentuhan lebih baik. Formulasi bioplastik berperan sebagai pengikat alami yang menyatukan antar serat serta meningkatkan kelenturan material. Biokomposit ini menunjukkan potensi tinggi sebagai solusi material tekstil berkelanjutan untuk produk kerajinan seperti aksesori, produk interior, dan fashion ramah lingkungan.
Kata Kunci
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka Jurnal Tekstil: Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Bidang Tekstil dan Manajemen IndustriArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
