Publiora

Menghubungkan ke Publiora...

Publiora

Penanganan Cacat Kain Tidak Teranyam (Netting) pada Mesin Tenun Shuttle di PT SSIL

Putranto, Adhy Prastyo Eko
Jurnal Tekstil: Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Bidang Tekstil dan Manajemen Industri (Sinta 3)Vol. 0 No. 030 Juli 2018

Abstrak

PT SSIL mempunyai 4 divisi diantaranya Printing (Dying), Finishing, Printing Flat, serta Weaving (pertenunan). Weaving merupakan unit kerja yang membuat benang menjadi kain mentah atau bisa disebut sebagai proses petenunan kain (Weaving). Bagian pengendalian kualitas berusaha menekan jumlah produk yang rusak, menjaga agar produk akhir yang di hasilkan sesuai dengan standart kualitas perusahaan dan menghindari lolosnya produk rusak ketangan konsumen secara intensif dan terus menerus. Produk kain grey yang diproduksi masih banyak sekali terjadi cacat produk seperti : pakan renggang, pakan rapat, pakan double dan netting (tidak teranyam). Jika terjadi cacat kain tidak teranyam (netting) cara memperbaikinya yaitu pemberes akan berupaya untuk memperbaiki dengan cara dedel kain yang baik hingga netting bisa di dedel, kemudian maintenance akan berupaya memperbaiki terjadinya cacat.

Kata Kunci

pertenunankualitascacat kainnettinggreigetidak teranyam

Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda

MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.

Coba MatchMind

Lihat profil lengkap jurnal ini

Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.

Buka Jurnal Tekstil: Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Bidang Tekstil dan Manajemen Industri

Artikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.

Penanganan Cacat Kain Tidak Teranyam (Netting) pada Mesin Tenun Shuttle di PT SSIL | Jurnal Tekstil: Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Bidang Tekstil dan Manajemen Industri | Publiora