Publiora

Menghubungkan ke Publiora...

Publiora

Penanganan Putus Benang Tinggi pada Proses Warping di PT KSM

Putranto, Adhy Prastyo Eko
Jurnal Tekstil: Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Bidang Tekstil dan Manajemen Industri (Sinta 3)Vol. 0 No. 01 Juli 2021
DOI10.59432/jute.v4i1.12

Abstrak

Dalam proses warping di PT Kusuma Sandang Mekarjaya (KSM), ditemukan masalah yang cukup dominan yaitu putus benang tinggi saat proses penarikan dari creel ke beam warping. Tujuan dari poses warping adalah untuk memindahkan gulungan dari cones pada creel ke beam warping secara sejajar kemudian di proses ke proses sizing. Putus benang tinggi disebabkan oleh beberapa faktor, dengan faktor dominan yaitu yaitu spieser lepas (93x). Setelah proses perbaikan melalui analisis diagram fishbone, maka jumlah putus benang tinggi tersebut dapat berkurang jumlahnya (21x). Tingkat warping breaknya turun dari 11,4 menjadi 7,7.

Kata Kunci

warpingwarping breakbenang tinggi

Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda

MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.

Coba MatchMind

Lihat profil lengkap jurnal ini

Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.

Buka Jurnal Tekstil: Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Bidang Tekstil dan Manajemen Industri

Artikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.

Penanganan Putus Benang Tinggi pada Proses Warping di PT KSM | Jurnal Tekstil: Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Bidang Tekstil dan Manajemen Industri | Publiora