Analisis Kemampuan Ekstrak Metanol Daun Bidara Indigenous Pulau Sumbawa Sebagai Pengawet Ikan Nila: Analysis of Indigenous Sumbawa Bidara Leaf Extract as Preservative for Tilapia Fish
Abstrak
Ikan nila (Oreochromis niloticus) merupakan salah satu jenis ikan air tawar yang memiliki prospek yang baik untuk dikembangkan. Salah satu kelemahan ikan nila adalah mudah mengalami penurunan kesegaran, yang disebabkan oleh proses oksidasi lemak dan pertumbuhan mikroorganisme. Daun bidara (Ziziphus mauritiana) mengandung, alkaloid, flavonoid, fenol, tanin dan saponin sehingga dapat digunakan sebagai pengawet alami ikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh ekstrak metanol daun bidara terhadap kualitas kesegaran dan mutu mikrobiologis ikan nila. Penelitian ini dirancang dengan metode Rancangan Acak Lengkap menggunakan 2 metode, yaitu metode empiris untuk pengamatan mutu organoleptik yaitu perlakuan perendaman dalam ekstrak metanol daun bidara pada konsentrasi 0%, 5%, 10% dan 15%, sedangkan uji bakteri menggunakan metode TPC (Total Plate Count). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak metanol daun bidara mampu menjaga kualitas kesegaran ikan nila berdasarkan kenampakan mata, insang, lendir, daging, aroma dan tekstur serta jumlah mikroba. Perlakuan terbaik adalah konsentrasi ekstrak 5% yang mampu mempertahankan kesegaran ikan hingga 9 jam. Jumlah total mikroba selama penyimpanan 3, 6 dan 12 jam masih memenuhi persyaratan SNI yaitu tidak lebih dari 5,0 x 105 koloni/g.
Kata Kunci
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka Jurnal Teknologi dan Mutu PanganArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
