Publiora

Menghubungkan ke Publiora...

Publiora

MENCETAK PARA SARJANA DARI UNIVERSITAS MASJID: ANTARA WACANA DAN KONSEP

DALIMUNTHE, SEHAT SULTONI
JURNAL TARBIYAH (Sinta 3)Vol. 0 No. 023 November 2015
DOI10.30829/tar.v22i2.35

Abstrak

Masjid sebagai peradaban dunia telah banyak difungsikan umat Islam sejak kelahirannya sampai sekarang. Pada permulaan Islam, Masjid Nabawi dipergunakan oleh Nabi Muhammad Saw. untuk semua kegiatan termasuk pusat pemerintahan dan markas besar militer. Dari banyak peranan masjid sepanjang sejarah, peranan sebagai tempat ibadah dan tempat pendidikan masih kita jumpai sampai saat ini, termasuk di kota-kota besar di Indonesia. Sementara, masjid sebagai tempat ibadah, tempat musyawarah, dan pusat informasi juga masih kita banyak temukan di masjid-masjid pesedasaan. Sebagai tempat pendidikan, masjid dalam sejarah banyak melahirkan para ulama yang mumpuni dan bahkan ada masjid yang secara signifikan berobah fungsi menjadi universitas, yaitu Universitas al-Azhar Mesir. Melihat adanya kewajiban khutbah Jum’at, ditambah membudayanya ceramah Ramadhan dan pengajian di masyarakat kota, maka jika dikelola secara profesional layaknya mengelola lembaga pendidikan, maka tidak mustahil, banyak “sarjana” yang bisa lahir dari pendidikan masjid, sehingga masjid itu berfungsi bagaikan universitas.

Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda

MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.

Coba MatchMind

Lihat profil lengkap jurnal ini

Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.

Buka JURNAL TARBIYAH

Artikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.

MENCETAK PARA SARJANA DARI UNIVERSITAS MASJID: ANTARA WACANA DAN KONSEP | JURNAL TARBIYAH | Publiora