Hibridisasi ikan koi (Cyprinus rubrofuscus) dan ikan kaviat (Barbonymus schwanenfeldii) dengan menggunakan pemijahan buatan
Hibridization of koi (Cyprinus rubrofuscus) and tinfoil barb (Barbonymus schwanenfeldii) by artificial breeding
Abstrak
Hibridisasi ikan merupakan proses persilangan antara dua spesies ikan yang berbeda untuk menghasilkan keturunan yang memiliki karakteristik dari kedua induknya. Tujuan utama dari hibridisasi ini biasanya adalah untuk menggabungkan sifat-sifat unggul dari kedua spesies, seperti pertumbuhan yang lebih cepat, ketahanan terhadap penyakit, atau peningkatan kualitas daging. Rancangan percobaan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 2 perlakuan dan masing-masing perlakuan terdiri atas 3 ulangan. Perlakuan yang dilakukan adalah sebagai berikut: P1 = Penetasan Ikan Koi X Koi (kontrol), P2 = Penetasan Ikan koi X Kaviat. Hasil penelitian menunjukkan Nilai pH pada kualitas air sumur bor berada di 7,89 dengan indukan Kohaku menghasilkan fekunditas sebanyak 640 butir, didapatkan rata-rata Fertilization Rate (FR) yaitu 17,29% dihasilkan dari rata-rata masing-masing perhitungan sampel telur. Jumlah telur tertinggi yang dibuahi terdapat pada perlakuan PIU1 yaitu sebanyak 1470 telur dan rata-rata Hatching Rate (HR) sebesar 49,35%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah Hibridisasi antara ikan Koi dan Kaviat mampu menghasilkan performa potensi yang baik berdasarkan kualitas air yang dapat terjaga baik dengan parameter uji yang dilihat dari fekunditas, FR, HR, Pertumbuhan Panjang, dan Survival Rate (SR) yang baik. Fekunditas dan kualitas yang unggul dalam proses hibridisasi antara ikan koi dan ikan kaviat dapat terjadi dengan baik apabila beberapa faktor lingkungan seperti suhu dan pH masih dalam skala optimal.
Kata Kunci
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka Jurnal Sumberdaya Akuatik IndopasifikArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
