Identifikasi Penyakit dan Gangguan Kesehatan Karang di Perairan Pomalaa Sulawesi Tenggara
Identification of Coral Diseases and Health Disruption in Pomalaa Waters, Southeast Sulawesi
Abstrak
Ekosistem terumbu karang memiliki peranan penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan laut, menyediakan habitat bagi berbagai ekosistem, serta mendukung keberadaan sumberdaya pesisir dan laut. Namun, karang juga rentan terancam oleh berbagai penyakit dan gangguan yang dapat menyebabkan penurunan kualitas dan kelestariannya. Tujuan penelitian ini mengidentifikasi jenis penyakit dan gangguan kesehatan karang, bentuk pertumbuhan karang yang terinfeksi penyakit dan gangguan, serta menganalisis prevalensi penyakit karang di perairan Pomalaa. Pengambilan sampel dilakukan di 4 titik pengamatan, disepanjang wilayah pesisir Pomalaa. Penelitian menggunakan metode survei dan metode transek sabut (belt transect), dengan ukuran 5 m x 50 m untuk mengidentifikasi penyakit dan gangguan kesehatan karang. Hasil penelitian ditemukan 6 jenis penyakit karang yaitu Black Band Disease (BBD), White Syndromes (WS), Yellow Band Disease (YBD), Pink Plotch (PP), Ulcerative White Spots (UWS) , dan Red Band Disease (RBS). Gangguan kesehatan karang yang ditemukan disebabkan oleh pemutihan karang (Bleaching), Crown of Thorns Starfish, Growth Anomalies, Pigmentation Response, dan Sediment Damage. Penurunan kualitas lingkungan perairan sangat berperan terhadap munculnya berbagai penyakit dan gangguan terhadap kesehatan karang. Bentuk pertumbuhan karang (lifeform) yang terinfeksi adalah Acropora Branching, Acropora encrusting, dan Coral Massive. Tingkat prevalensi penyakit karang tertinggi terdapat pada stasiun 1, sedangkan terendah pada stasiun 4. Tingginya tingkat prevalensi karang merupakan akibat dari kombinasi berbagai faktor alami dan antropogenik. Rendahnya tingkat prevalensi karang pada stasiun 4 dimungkinkan karena pada sisi ini merupakan daerah windward yang terkena arus tiap saat, sehingga membantu karang dalam membersihkan sedimen yang menempel pada permukaan yang dimungkinkan membawa bakteri penyebab penyakit dan gangguan kesehatan karang. Pemanasan global, polusi, praktik penangkapan ikan yang merusak, dan spesies invasif adalah beberapa penyebab utama yang meningkatkan kerentanannya terhadap penyakit dan gangguan kesehatan karang.
Kata Kunci
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka Jurnal Sumberdaya Akuatik IndopasifikArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
