Publiora

Menghubungkan ke Publiora...

Publiora

Identifikasi Penyakit dan Gangguan Kesehatan Karang di Perairan Pomalaa Sulawesi Tenggara

Identification of Coral Diseases and Health Disruption in Pomalaa Waters, Southeast Sulawesi

Riska, RiskaPariakan, ArmanLalang, LalangArdiansyah, Indra
Jurnal Sumberdaya Akuatik Indopasifik (Sinta 3)Vol. 0 No. 020 Mei 2025
DOI10.46252/jsai-fpik-unipa.2025.Vol.9.No.2.498

Abstrak

Ekosistem terumbu karang memiliki peranan penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan laut, menyediakan habitat bagi berbagai ekosistem, serta mendukung keberadaan sumberdaya pesisir dan laut. Namun, karang juga rentan  terancam oleh berbagai penyakit dan gangguan yang dapat menyebabkan penurunan kualitas dan kelestariannya. Tujuan penelitian ini mengidentifikasi  jenis  penyakit dan gangguan kesehatan karang, bentuk  pertumbuhan karang yang  terinfeksi penyakit dan gangguan, serta menganalisis prevalensi penyakit karang di perairan Pomalaa. Pengambilan sampel dilakukan di 4 titik pengamatan, disepanjang wilayah pesisir Pomalaa. Penelitian menggunakan metode survei dan metode transek sabut (belt transect),  dengan ukuran 5 m x 50 m untuk mengidentifikasi penyakit dan gangguan kesehatan karang.  Hasil penelitian ditemukan 6 jenis penyakit karang yaitu Black Band Disease (BBD), White Syndromes (WS), Yellow  Band  Disease (YBD), Pink Plotch (PP), Ulcerative  White  Spots (UWS) , dan Red  Band  Disease (RBS). Gangguan kesehatan karang yang ditemukan disebabkan oleh pemutihan karang (Bleaching), Crown of Thorns Starfish, Growth Anomalies, Pigmentation Response, dan Sediment Damage. Penurunan kualitas lingkungan perairan sangat berperan terhadap munculnya berbagai penyakit dan gangguan terhadap kesehatan karang. Bentuk   pertumbuhan   karang  (lifeform)  yang   terinfeksi   adalah   Acropora  Branching, Acropora encrusting, dan Coral Massive. Tingkat  prevalensi  penyakit karang  tertinggi terdapat  pada  stasiun 1, sedangkan  terendah  pada  stasiun 4. Tingginya  tingkat  prevalensi  karang merupakan akibat dari kombinasi berbagai faktor alami dan antropogenik. Rendahnya   tingkat prevalensi  karang pada stasiun 4 dimungkinkan karena pada  sisi  ini  merupakan  daerah windward  yang  terkena  arus  tiap  saat,  sehingga membantu  karang  dalam  membersihkan  sedimen  yang  menempel  pada permukaan  yang  dimungkinkan  membawa  bakteri  penyebab  penyakit dan gangguan kesehatan karang. Pemanasan global, polusi, praktik penangkapan ikan yang merusak, dan spesies invasif adalah beberapa penyebab utama yang meningkatkan kerentanannya terhadap penyakit dan gangguan kesehatan karang. 

Kata Kunci

coral reefscoral diseasecoral health disordersPomalaa Watersterumbu karangpenyakit karanggangguan kesehatan karangPomalaa

Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda

MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.

Coba MatchMind

Lihat profil lengkap jurnal ini

Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.

Buka Jurnal Sumberdaya Akuatik Indopasifik

Artikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.

Identifikasi Penyakit dan Gangguan Kesehatan Karang di Perairan Pomalaa Sulawesi Tenggara | Jurnal Sumberdaya Akuatik Indopasifik | Publiora