Pemetaan Peran dan Kolaborasi Stakeholder dalam Pengelolaan Ekowisata serta Pengembangan Ekonomi Kreatif Sentra Tapis Lampung di Desa Wisata Lugusari, Provinsi Lampung
Mapping the Role and Collaboration of Stakeholders in Ecotourism Management and Creative Economic Development of the Tapis Lampung Center in the Lugusari Tourist Village, Lampung Province
Abstrak
Pengembangan pariwisata terkini banyak difokuskan pada daya tarik berupa aktivitas kehidupan dan sumber daya pedesaan dengan mengangkat berbagai potensi keaslian daerah. Sebagai salah satu turunan dari konsep pembangunan pariwisata berkelanjutan, pengembangan desa wisata secara langsung berkontribusi terhadap pelestarian serta pengenalan budaya setempat, kegiatan pertanian dan perkebunan unggulan, maupun memicu terciptanya berbagai ide kreatif untuk mendukung perekonomian lokal. Pemilihan lokasi penelitian ini berdasarkan penelaahan bahwa Gubernur Provinsi Lampung telah mengeluarkan Surat Keputusan Tahun 2022 penetapan 3 Desa Wisata fokus pengembangan sentra tapis Lampung, salah satunya yaitu Desa Wisata Lugusari, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pringsewu. Hal ini disambut sangat positif oleh berbagai pihak dengan melibatkan diri secara langsung untuk mengembangkan serta mempromosikan berbagai potensi dan daya tarik di Desa Wisata Lugusari. Melihat banyaknya pihak yang masuk, maka menjadi hal yang penting untuk mengidentifikasi masing-masing stakeholder dan melakukan pemetaan peran agar terlihat arah kolaborasi yang efektif dan optimal. Data dikumpulkan dengan metode observasi, wawancara, dan studi literatur, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian, teridentifikasi bahwa pentahelix pariwisata berperan aktif dalam pengelolaan Desa Wisata Lugusari yang meliputi stakeholder pemerintah, swasta, akademisi, media, dan utamanya juga Masyarakat. Alur koordinasi stakeholder di Desa Wisata Lugusari berpusat di pemerintah pekon yang menjadi ujung kendali terkait arahan regulasi, ide, konsep, maupun implementasi program serta pengendalian kondisi pengelolaan Desa Wisata Lugusari. Selanjutnya, peran pemangku kepentingan di Desa Wisata Lugusari terbagi mejadi 5 yaitu pembuat kebijakan (pemerintah), Regulator (pemerintah), Fasilitator (pemerintah, akademisi, bisnis, dan media), Akselerator (Bisnis dan Media), dan Implementer (Masyarakat).
Kata Kunci
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka Jurnal Sumberdaya Akuatik IndopasifikArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
