Analisis histopatologi insang ikan belanak Mugil cephalus hasil tangkapan nelayan di Wilayah Bumi Dipasena Mulya, Kabupaten Tulang Bawang, Lampung
Histopathological analysis of Mugil cephalus mullet fish gills caught by fishermen in the Bumi Dipasena Mulya Region, Tulang Bawang Regency, Lampung
Abstrak
Penelitian ini dilakukan di Bumi Dipasena Mulya, Kecamatan Rawajitu Timur, Kabupaten Tulangbawang, Lampung, yang dikenal dengan aktivitas petambakan dan perikanan intensif, terutama ikan belanak. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen, dengan pengukuran parameter fisika-kimia perairan meliputi suhu, salinitas, pH, dan oksigen terlarut (DO). Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata beberapa indikator histopatologi ikan belanak, yaitu endema pada insang (3), yang menunjukkan adanya pembengkakan jaringan insang akibat akumulasi cairan sebagai respons terhadap stres lingkungan, seperti pencemaran. Selain itu, nilai necrosis (2,08) mencerminkan kematian sel-sel pada jaringan insang, yang disebabkan oleh paparan zat berbahaya, termasuk logam berat, yang dapat merusak fungsi insang. Kongesti (1,92) mengindikasikan penumpukan darah di pembuluh darah insang, terkait dengan respon inflamasi atau stres, yang dapat mengganggu aliran darah dan oksigen. Temuan ini menekankan pentingnya pengelolaan kualitas perairan untuk menjaga kesehatan biota akuatik.
Kata Kunci
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka Jurnal Sumberdaya Akuatik IndopasifikArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
