Mata Air dan Kelimpahan Vegetasi Pada Taman Wisata Alam Gunung Meja Kabupaten Manokwari
Water Springs and Abundance of Vegetation in the Table Mountain Natural Tourism Park, Manokwari Regency
Abstrak
Air menjadi kebutuhan vital bagi setiap mahluk hidup, sehingga apabila tidak ada air dipastikan tidak ada kehidupan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui lokasi mata air, keanekaragaman dan kesamaan jenis pada sekitar mata air. Metode penelitian dengan menggunakan survey dan teknik sampling. Hasil penelitian TWAGM dari 9 mata air memiliki 7 pola mata air yang berbeda. Debit air terbesar pada pola mata air yang keluar diantara bebatuan, sementara terkecil air yang keluar dari rembesan pori-pori tanah. Debit air terbesar berlokasi di Manggoapi dengan titik koordinat -0.847744, 134.069008. Sementara debit air yang terkecil berasal dari mata air yang muncul dari tanah berlokasi di Brawijaya dengan titik koordinat -0.854717, 134.075233. Indeks keanekaragaman jenis vegetasi berkayu memiliki nilai tinggi yang mencerminkan keberaragaman jenis pada TWAGM. Sementara itu indeks kesamaan lebih tinggi dibandingkan perbedaan menunjukan vegetasi berkayu memiliki kesamaan diantara plot-plot pengamatan. Tegakkan mulai semai sampai pohon yang mendominasi diantaranya Palaquium amboinensis, Artocarpus altilis, Lansium domesticum, Pometia coriacea, Pometia pinnata, dan Koordersiodendron pinnatum. Ke-6 jenis diduga berhabitat yang sesuai, perlu banyak air dan memiliki hubungan yang berkaitan.
Kata Kunci
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka Jurnal Sumberdaya Akuatik IndopasifikArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
