Pertumbuhan ikan koi (Cyprinus rubrofuscus) menggunakan sistem budidaya recirculating aquaculture sistem (RAS) dan akuaponik
Growing koi fish (Cyprinus rubrofuscus) using the cultivation sistem recirculating aquaculture sistem (RAS) and aquaponic
Abstrak
Ikan koi, ikan hias air tawar yang populer dan bernilai ekonomis tinggi, memiliki keunggulan bentuk dan warna yang menarik. Budidaya ikan koi (Cyprinus rubrofuscus) secara intensif, seperti dengan sistem Recirculatyng Aquaculture Sistem (RAS) dan aquaponik, menawarkan peluang usaha yang menguntungkan. Namun, konversi lahan untuk pembangunan mengurangi area budidaya dan kualitas perairan, memerlukan inovasi untuk memastikan keberlanjutan budidaya ikan. Sistem RAS memanfaatkan filter untuk mengolah kembali air, sedangkan aquaponik menggunakan media tanaman untuk filtrasi. Penelitian dilakukan dari 7 Februari hingga 19 Maret 2024 di UD. Pojok Koi Farm, Gresik, Jawa Timur, untuk membandingkan pertumbuhan ikan koi dengan kedua sistem budidaya ini. Hasil menunjukkan bahwa sistem aquaponik dan RAS tidak mempengaruhi pertumbuhan panjang dan kelangsungan hidup ikan koi secara signifikan, tetapi berpengaruh pada pertumbuhan bobot dan rasio konversi pakan (FCR). Kualitas udara, yang mencakup pH, suhu, dan DO, berperan penting dalam pertumbuhan ikan koi. pH dan suhu tetap dalam kisaran yang sesuai, sementara DO di kedua sistem memenuhi kebutuhan minimal ikan koi. Kualitas udara yang baik dan sistem filtrasi yang efektif mendukung pertumbuhan dan kesehatan ikan koi.
Kata Kunci
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka Jurnal Sumberdaya Akuatik IndopasifikArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
