Perhitungan Cepat Kelimpahan Acanthaster planci di Pulau Sombori, Morowali, Sulawesi Tengah
Rapid Assasement of Abaundance of Acanthaste planci on Sombori Islan, Moro ali, Central Sulawesi
Abstrak
Acanthaster planci merupakan salah satu penyebab kerusakan terumbu karang paling potensial di Indonesia. Keberadaan COTs di Indonesia telah dilaporkan dengan jumlah populasi yang besar dan memangsa karang dengan jumah yang besar. Metode pemantauan yang digunakan adalah metode time swimming yang dilakukan selama 2x10 menit. Kategorisasi penentuan wabah menggunakan pendekatan ambang batas yang dikembangkan dalam program ORANET. Pemantauan kelimpahan Acanthaster planci dilakukan di tujuh lokasi dengan 10 titik pengamatan, yaitu Pulau Dongkalan Kecil sebanyak 123 Individu, Pulau Dongkalan Besar 5 Individu, Pulau Mbokita 60 Individu, Pulau Kayangan 7 Individu, Pantai Pasir Merah 5 Individu, Pantai Air Kiri 6 Individu, dan Pantai Goa Alo 6 Individu.Jumlah individu Acanthaster planci yang tinggi hanya ditemukan pada 2 pulau yaitu pulau Dongkalan Kecil dan Pulau Mbokita. Jumlah Acanthaster planci pada kedua pulau ini masuk dalam kategori memungkinkan menjadi wabah dan masuk dalam kategori mengancam Ekosistem Terumbu karang. Kondisi terumbu karang di Pulau Dongkalan kecil di dominasi oleh karang mati yang diduga akibat predasi Acanthaster planci. sedangkan di Pulau mbokita kondisi terumbu karang tidak di dominasi oleh karang mati namun terdapat banyak sisa predasi pada karang.
Kata Kunci
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka Jurnal Sumberdaya Akuatik IndopasifikArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
