Publiora

Menghubungkan ke Publiora...

Publiora

Analisis Vegetasi Mangrove di Kelurahan Bonkawir Kota Waisai Kabupaten Raja Ampat

Analysis of Mangrove Vegetation in Bonkawir Village Waisai City Raja Ampat Regency

Sanadi, SimonTampubolon, NovelinaWidiastuti, NurhaniSimatauw, Fanny Fransina CBato, MarjanDuwit, Bernadus
Jurnal Sumberdaya Akuatik Indopasifik (Sinta 3)Vol. 0 No. 031 Mei 2023
DOI10.46252/jsai-fpik-unipa.2023.Vol.7.No.2.256

Abstrak

Tingginya alih fungsi lahan serta pemanfaatan untuk pengambilan kayu pada ekosistem mangrove di Kelurahan Bonkawir Kabupaten Raja Ampat berdampak pada degradasi lingkungan. Kerusakan ekosistem mangrove mengakibatkan penurunan tingkat keanekaragaman dan kelimpahan populasi ikan. Minimnya informasi ilmiah tentang kondisi terkini ekosistem mangrove di pesisir Kelurahan Bonkawir menjadi alasan penting untuk melakukan kajian terkait analisis vegetasi mangrove. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi jenis mangrove, mendeskripsikan komposisi, kerapatan, frekuensi, dominansi, dan Indeks Nilai Penting (INP) Mangrove di pesisir pantai Kelurahan Bonkawir Distrik Waisai Kota Kabupaten Raja Ampat. Pengambilan data dilakukan dengan metode transek garis berpetak pada tiga stasiun pengamatan, selanjutnya dianalisis untuk mengetahui INP. Berdasarkan hasil pengamatan diketahui bahwa jenis mangrove yang ditemukan pada lokasi penelitian sebanyak 14 family yang terdiri dari 20 jenis. Jenis yang tersebar di seluruh stasiun adalah Rhizopora apiculata, Rhizopora mucronata, Bruguiera gymnorrhiza, Xylocarpus granatum, dan Derris trifoliate. Kondisi subtrat yang didominasi pasir berlumpur dan parameter kualitas perairan yang mempengaruhi pertumbuhan mangrove secara umum masih memenuhi baku mutu pertumbuhan mangrove. Jenis Rhizopora apiculata memiliki Kerapatan Relatif, Frekuensi Relatif, dan Dominansi Relatif tertinggi pada kategori pohon di Stasiun I dan II sehingga memiliki INP tertinggi pada kedua stasiun tersebut. Adapun jenis Bruguiera gymnorrhiza kategori pohon memiliki INP tertinggi di Stasiun III. Pada Stasiun I jenis dengan INP terendah ditemui pada jenis Rhizopora mucronata dan pada Stasiun II adalah Xylocarpus muloccensis. Adapun Bruguiera parviflora dan Ceriops decandra kategori pohon sama-sama memiliki INP terendah di Stasiun III.

Kata Kunci

Degradasi ekosistem mangroveIndeks Nilai Penting (INP)Pemanfaatan hutan mangroveRhizopora apiculataMangrove ecosystem degradationrhizopora apiculataSignificant Value Index (INP)Utilization of mangrove forests

Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda

MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.

Coba MatchMind

Lihat profil lengkap jurnal ini

Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.

Buka Jurnal Sumberdaya Akuatik Indopasifik

Artikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.

Analisis Vegetasi Mangrove di Kelurahan Bonkawir Kota Waisai Kabupaten Raja Ampat | Jurnal Sumberdaya Akuatik Indopasifik | Publiora