Strategi Pengembangan Pariwisata Berdasarkan Daya Dukung Wisata Dan CHSE Pada Masa Pandemi Covid-19
Tourism Development Strategy Based on Tourism Carrying Capacity and CHSE during the COVID-19 Pandemic
Abstrak
Pembukaan kembali Pantai Pulau Merah sejak Juli 2020 masih memilki beberapa permasalahan yang penting untuk diselesaikan agar tidak terjadi penyebaran covid-19 di area wisata. Penerapan tentang batasan jumlah wisatawan masih belum dilakukan dengan baik oleh pihak pengelola wisata. Hal tersebut terlihat dari tindakan pengelola wisata yang tetap memasukkan wisatawan meskipun jumlah maksimal yang telah ditetapkan sudah penuh. Sedangkan berkaitan dengan fasilitas CHSE, berdasarkan pengamatan ada beberapa fasilitas yang masih kurang memadai dan perlu untuk dilakukan penambahan. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji faktor internal dan eksternal pada pembukaan kembali Pantai Pulau Merah serta merumuskan strategi alternatif dan strategi prioritas yang bisa digunakan untuk pengembangan kedepannya. Hasil dari data yang dikumpulkan melalui wawancara dan kuisioner kemudian dianalisis menggunakan SWOT-AHP. Setelah dilakukan analisis SWOT, Posisi pantai Pulau Merah berada pada kuadran VII yaitu disarankan untuk mengembangkan strategi diversifikasi konsentrik. Sedangkan hasil analisis AHP pada masing-masing kriteria dan subkriteria memiliki nilai CR < 0.1 artinya analisis yang dilakukan konsisten dan dapat digunakan untuk memilih strategi prioritas Pantai Pulau Merah. Strategi prioritas yang didapatkan diantaranya adalah meningkatkan manajemen pengelolaan pengunjung dan menambah sarana prasarana pendukung CHSE yang sesuai dengan nilai daya dukung wisata Pantai Pulau Merah.
Kata Kunci
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka Jurnal Sumberdaya Akuatik IndopasifikArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
