Kelulushidupan Biota pada Sistem Integrated Multi Trophic Aquaculture (IMTA)-Padi
The Survival Rate of Biota in Integrated Multi Trophic Aquaculture (IMTA)-Paddy System
Abstrak
Kelulushidupan merupakan faktor determinan keberhasilan pada budidaya multibiota. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelulushidupan biota yang dipelihara pada berbagai kombinasi pada sistem Integrated Multi Trophic Aquaculture (IMTA)-Padi. Tiga kombinasi (K) biota dan tiga ulangan, yaitu ikan bandeng dan padi (K-2), ikan bandeng, udang windu, dan padi (K-3), dan ikan bandeng, udang windu, dan kerang kijing (K-4) diinvestigasi secara eksperimental lapangan dengan model tambak terpal. Biota dipelihara selama 80 hari dengan kepadatan masing-masing 30 individu yang diintegrasikan dengan 30 rumpun padi metode apung. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan persentase kelulushidupan ikan bandeng pada K-2 (97,8±1.91%), K-3 (94,4±1.96%), dan K-4 (98,9±1.90%) berada pada kisaran 1,1-3,6% yang secara statistik tidak berbeda nyata (P>0,05). Kelulushidupan udang windu pada K-4 (88,9±1.91%) secara deskriptif lebih tinggi 2,2% daripada K-3 (86,7±1.90%). Kelulushidupan kerang pada K-4 biota sebesar 85,6±1.90%. Kualitas air selama pemeliharaan berada pada kisaran yang dapat ditolerir oleh masing-masing biota. Lebih banyak penelitian yang lebih mendalam perlu dilakukan untuk mengoptimalkan potensi budidaya sistem IMTA-Padi di perairan payau.
Kata Kunci
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka Jurnal Sumberdaya Akuatik IndopasifikArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
