Publiora

Menghubungkan ke Publiora...

Publiora

Komunitas Epifit Berdasarkan Kedalaman Perairan Laut pada Daun Lamun di Pulau Maitara, Provinsi Maluku Utara

Epiphytic Community Base Depth of the Sea on Seagrass Leaves in Maitara Island, North Maluku Province

Akbar, NebuchadnezzarBuamona, ArfaTahir, IrmalitaBaksir, AbdurrachmanEffendi, RustamIsmail, Firdaut
Jurnal Sumberdaya Akuatik Indopasifik (Sinta 3)Vol. 0 No. 014 Mei 2020
DOI10.46252/jsai-fpik-unipa.2020.Vol.4.No.1.81

Abstrak

Padang lamun menjadi habitat bagi banyak organisme laut, diantaranya  epifit yang hidup berasosiasi dengan  lamun dengan cara menempel pada rhizoma, batang dan daun lamun. Penelitian tentang struktur komunitas mikroepifit berdasarkan kedalaman dan indeks ekologi lamun penting dilakukan untuk memberikan penjelasan tentang kondisi komunitas khususnya di perairan laut Pulau Maitara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis indeks ekologi mikroepifit berdasarkan kedalaman perairan dan kondisi komunitas lamun di perairan pulau Maitara. Pengambilan sampel epifit pada daun lamun menggunakan kuadran 1x1 meter berdasarkan kedalaman. Sampel epifit diambil menggunakan cutter dengan cara mengikis perlahan permukaan daun lamun, kemudian dimasukan kedalam botol sampel berisi alkohol 70%.  Metode penelitian menggunakan garis transek sepanjang 50 meter kearah laut pada setiap stasiun.  Hasil penelitian di ditemukan 23 genus epifit dengan tingkat keanekaragaman sedang pada setiap kedalaman, dominansi rendah dan keseragaman tiap kedalaman tinggi.

Kata Kunci

EpifitlamunMaitatraEphiticseagrassMaitatra

Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda

MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.

Coba MatchMind

Lihat profil lengkap jurnal ini

Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.

Buka Jurnal Sumberdaya Akuatik Indopasifik

Artikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.

Komunitas Epifit Berdasarkan Kedalaman Perairan Laut pada Daun Lamun di Pulau Maitara, Provinsi Maluku Utara | Jurnal Sumberdaya Akuatik Indopasifik | Publiora