Publiora

Menghubungkan ke Publiora...

Publiora

Pengaruh Penambahan Tepung Biji Buah Nangka (Artocarpus heterophyllus) Pada Pembuatan Pakan Ikan Terhadap Pertumbuhan Dan Sintasan Ikan Nila (Oreochromis niloticus)

Lahay, YulistaHasim, HasimSyamsudin, Syamsudin
Jurnal Sumberdaya Akuatik Indopasifik (Sinta 3)Vol. 0 No. 030 Mei 2019
DOI10.46252/jsai-fpik-unipa.2019.Vol.3.No.1.60

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan tepung biji buah nangka (Artocarpus heterophyllus) terhadap pertumbuhan dan sintasan ikan nila (Oreochromis niloticus). Penelitian ini menggunakan metode percobaan (eksperimen). Rancangan yang digunakan dalam penelitian adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) menggunakan analisis sidik ragam (ANOVA) dengan 4 perlakuan dan 3 kali ulangan. Hewan uji yang digunakan adalah benih ikan nila dengan ukuran panjang ± 5.2 cm dan berat ± 2.23 gram sebanyak 120 ekor. Perlakuan yang digunakan adalah perbedaan dosis pemberian pakan berbahan dasar tepung biji buah nangka, yaitu perlakuan A (5%), B (7%), C (9%) dan D (11%). Pelaksanaan penelitian dilakukan selama 4 minggu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pakan berbahan dasar tepung biji nangka dan tepung ikan dengan dosis berbeda tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan benih ikan nila.Sintasan terbaik dihasilkan pada pemberian pakan dengan dosis 5 %.

Kata Kunci

Tepung Biji nangkaIkan NilaPertumbuhanSintasanjackfruit seed flourtilapia fishgrowthsurvival rate

Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda

MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.

Coba MatchMind

Lihat profil lengkap jurnal ini

Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.

Buka Jurnal Sumberdaya Akuatik Indopasifik

Artikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.

Pengaruh Penambahan Tepung Biji Buah Nangka (Artocarpus heterophyllus) Pada Pembuatan Pakan Ikan Terhadap Pertumbuhan Dan Sintasan Ikan Nila (Oreochromis niloticus) | Jurnal Sumberdaya Akuatik Indopasifik | Publiora