Analisis Kandungan Vitamin C dari Ekstrak Buah Ara (Ficus carica L) dan Markisa Hutan (Passiflora foetida L)
Abstrak
Vitamin C merupakan salah satu senyawa antioksidan yang efektif dalam menangkal radikal bebas. Komponen ini umumnya terkandung dalam buah-buahan dan sayuran. Buah-buahan yang tumbuh liar seperti buah markisa hutan dan buah ara juga mengandung vitamin C. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui kandungan vitamin C pada buah Ara (Ficus carica L) dan Markisa Hutan (Passiflora foetida L) yang tumbuh di area Kupang. metode atau Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode iodometri dan metode spektrofotometri UV-Vis. Hasil penelitian menggunakan metode iodometri menunjukkan bahwa pada buah Ara (Ficus carica L) mengandung 4,13 mg vitamin C dan buah Markisa Hutan (Passiflora foetida L) mengandung 5,16 mg vitamin C. Analisis menggunakan Spektrofotometri diperoleh kandungan vitamin C pada buah ara 1,244 mg/L serta kandungan vitamin C pada buah markisa hutan 1,904 mg/L. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa buah dari jenis tumbuhan yang tumbuh liar dapat dimanfaatkan sebagai bahan makanan untuk memenuhi asupan vitamin C bagi manusia. Saran bagi peneliti selanjutnya untuk melakukan uji antioksidan dan uji bakteri dari dua jenis sampel.
Kata Kunci
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka Jurnal Sains dan Edukasi SainsArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
