Desain Modul Pembelajaran Mandiri Tentang Gerak Parabola Pada Bidang Datar dengan Memperhitungkan Gesekan Udara
Abstrak
Padatnya materi fisika dan terbatasnya waktu pembelajaran membuat materi yang diajarkan tidak dapat dibahas secara mendalam khususya gerak parabola. Penelitian ini membuat desain modul pembelajaran mandiri gerak parabola pada bidang datar yang dipengaruhi hambatan udara menggunakan simulasi PhET. Tujuan penelitian ini adalah membuat desain modul pembelajaran mandiri gerak parabola pada bidang datar yang dipengaruhi hambatan udara dan mengukur keefektifitasan modul pembelajaran mandiri gerak parabola pada bidang datar yang dipengaruhi hambatan udara. Modul yang dibuat terdiri atas dua bagian utama, yaitu penurunan persamaan besaran-besaran fisis gerak parabola secara matematis dan menyelidiki pengaruh perubahan besaran fisis pada gerak parabola menggunakan simulasi PhET “Projectile Motion” dan Microsoft Excel. Metode penelitian yang digunakan adalah ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluate). Sampel penelitian ini terdiri dari tiga orang mahasiswa pendidikan fisika tingkat dua. Berdasarkan tabel rekapitulasi lembar observasi diperoleh persentase keberhasilan 100% dan dari tabel rekapitulasi lembar kuesioner diperoleh respon positif mahasiswa terhadap modul pembelajaran mandiri gerak parabola pada bidang datar yang dipengaruhi hambatan udara sebesar 87%. Hal ini menunjukkan penggunaan modul pembelajaran mandiri yang dibuat efektif dapat membantu mahasiswa dalam menurunkan persamaan-persamaan gerak parabola pada bidang datar yang dipengaruhi hambatan udara, melakukan praktikum secara mandiri menggunakan simulasi PhET dan Microsoft Excel serta dapat memahami materi yang dipelajari.
Kata Kunci
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka Jurnal Sains dan Edukasi SainsArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
