Publiora

Menghubungkan ke Publiora...

Publiora

Dampak Pengolahan Kotoran Sapi terhadap Pencemaran Air Sungai Kampung Batu Lonceng

Safira Fadila RakhmatHani BurhanudinAsep Hariyanto
Jurnal Riset Perencanaan Wilayah dan Kota (Sinta 4)Vol. 0 No. 010 Juli 2024
DOI10.29313/jrpwk.v4i1.3594

Abstrak

Abstract. Batu Lonceng Village is one of the villages in Sutenjaya Village, Lembang District, West Bandung Regency, which is located in the upper reaches of the Cikapundung River, including a cattle breeder area with the majority of people working as dairy farmers. The processing of cow dung is carried out guided by the breeders of the Batu Lonceng Livestock Group to deal with livestock waste. The largest percentage of solid waste processing is cow dung compost. The decline in compost fertilizer production is a problem of increasing accumulation of cow dung waste so that there is cow dung residue. The aim of this research is to find out and identify the impact of processing cow dung on the environment in Batu Lonceng Village. The research method used is a mixed method. The data collection technique uses a mixed approach of qualitative and quantitative methods in the form of interviews, observation and document study. The results of this research show that there is river water pollution in Batu Lonceng Village due to cow dung waste which is not processed into organic compost fertilizer, characterized by a BOD concentration value of 39 mg/l and a COD concentration value of 96 mg/l, where this value higher than the national water quality standard value of class II. Abstrak. Kampung Batu Lonceng merupakan salah satu kampung di Desa Sutenjaya, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat yang berlokasi di hulu Sungai Cikapundung, termasuk kawasan peternak sapi dengan mayoritas masyarakat berprofesi sebagai peternak sapi perah. Pengolahan kotoran sapi dilakukan peternak dibimbing Kelompok Ternak Batu Lonceng untuk menanggulangi limbah peternakan. Persentase pengolahan limbah padat terbanyak berupa pupuk kompos kotoran sapi. Penurunan produksi pupuk kompos menjadi permasalahan meningkatnya penumpukkan limbah kotoran sapi sehingga terdapat residu kotoran sapi. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui dan mengidentifikasi dampak pengolahan kotoran sapi terhadap lingkungan di Kampung Batu Lonceng. Metode penelitian yang digunakan adalah mixed methods. Teknik pengumpulan data menggunakan pendekatan mixed methods kualitatif dan kuantitatif berupa wawancara, observasi dan studi dokumen. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwat terjadi pencemaran air sungai di Kampung Batu Lonceng akibat limbah kotoran sapi yang tidak terolah menjadi olahan pupuk kompos organik, ditandai dengan nila konsentrasi BOD sebesar 39 mg/l dan nilai konsentrasi COD sebesar 96 mg/l, dimana nilai ini lebih tinggi dari nilai baku mutu air nasional kelas II.

Kata Kunci

Pengolahan limbahKotoran sapiLingkungan

Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda

MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.

Coba MatchMind

Lihat profil lengkap jurnal ini

Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.

Buka Jurnal Riset Perencanaan Wilayah dan Kota

Artikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.

Dampak Pengolahan Kotoran Sapi terhadap Pencemaran Air Sungai Kampung Batu Lonceng | Jurnal Riset Perencanaan Wilayah dan Kota | Publiora