Effect of surfactant type on synthesis and characteristics of nanonickel hydroxide
Abstrak
Nikel hidroksida mempunyai peranan yang vital dalam berbagai aplikasi, terutama sebagai bahan pendukung bahan penyimpan energi. Nikel hidroksida dapat disintesis melalui metode pengendapan hidroksida. Namun produk yang terbentuk dengan metode ini mungkin berukuran besar atau lebih dari 100 nm karena tahap aglomerasi dapat terjadi dengan mudah. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh jenis surfaktan dalam sintesis dan karakterisasi nanopartikel nikel hidroksida. Larutan nikel sulfat (NiSO4) digunakan sebagai larutan prekursor, sedangkan larutan natrium hidroksida (NaOH) 5M digunakan sebagai zat pengendap. Surfaktan yang diteliti adalah alkil benzena sulfonat (ABS), natrium dodesil sulfat (SDS), setiltrimetilamonium bromida (CTAB), dan polivinilpirolidon (PVP). Proses sintesis nikel hidroksida dilakukan pada suhu 50 oC selama 1 jam. Konsentrasi surfaktan yang digunakan adalah pada konsentrasi misel kritis (CMC), dimana CMC untuk ABS, SDS, CTAB, dan PVP adalah 0,01; 0,05; 3; dan 0,5 %b/v, masing-masing. Sintesis nanopartikel nikel hidroksida yang dilakukan berhasil mengendapkan hampir 100% ion Ni2+. Karakterisasi produk yang telah dilakukan menunjukkan bahwa surfaktan ABS menghasilkan produk nanopartikel nikel hidroksida terbaik dengan ukuran partikel 3,12–4,47 nm.
Kata Kunci
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka Jurnal Rekayasa ProsesArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
