Publiora

Menghubungkan ke Publiora...

Publiora

Modifikasi proses pengolahan Boiler Feed Water (BFW) dari All Volatile Treatment (AVT) menjadi Oxygenated Treatment (OT) untuk produksi listrik ramah lingkungan

Setyawan, SigitPutra, Ilham Satria RadityaPutra, Agik DwikaCahyono, Rochim Bakti
Jurnal Rekayasa Proses (Sinta 2)Vol. 0 No. 031 Desember 2021
DOI10.22146/jrekpros.65976

Abstrak

Pada operasi PLTU, kualitas boiler feed water (BFW) menjadi parameter yang krusial untuk menghasilkan steam yang akan digunakan untuk memproduksi listrik. Untuk mendapatkan BFW sesuai dengan standar yang ada, maka pengotor di dalam air baku industri harus dihilangkan karena dapat menyebabkan korosi dan pembentukan kerak, baik pada pipa maupun peralatan. Kondisi operasi yang melibatkan steam pada suhu tinggi menyebabkan korosi menjadi masalah yang krusial terutama terkait dengan maintenance dan umur efektif pabrik. Pada awal berdirinya, PT. Cirebon Electric Power (CEP) menggunakan teknologi All Volatile Treatment–Reduction (AVT-R) dengan injeksi amonia dan hidrazin. Selanjutnya, dilakukan optimasi melalui perubahan proses menjadi All Volatile Treatment–Oxidation (AVT-O) dengan hanya menginjeksikan amonia dan mengoptimalkan fungsi deaerator untuk menghilangkan pengotor dissolved gas. Berdasarkan data lapangan, teknologi AVT yang digunakan kurang memberikan pencegahan korosi yang baik dan juga jumlah bahan kimia yang digunakan masih relatif banyak. Agar lebih ramah lingkungan dan handal, PT. CEP berusaha untuk melakukan modifikasi terhadap pengolahan boiler feed water (BFW) dari yang semula menggunakan teknologi AVT-O menjadi Oxygenated Treatment (OT). Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak modifikasi sistem AVT menjadi OT pada pencegahan korosi dan juga penghematan sumber daya. Modifikasi sistem AVT-O menjadi OT berhasil menurunkan konsentrasi dissolved Fe dari 1 ppb menjadi 0,1 ppb pada BFW. Hal ini menunjukkan terjadinya peningkatan pencegahan korosi melalui pembentukan double protective layer yang merupakan kombinasi magnetite (Fe3O4) dan hematite (Fe2O3). Injeksi oksigen ke dalam sistem mengubah kondisi air menjadi suasana oksidasi sehingga mampu mengubah dan membentuk lapisan baru sebagai pencegahan korosi. Selain pencegahan korosi, modifikasi ini juga berhasil menurunkan jumlah injeksi amonia dari 2 ppm menjadi 0,12 ppm dalam siklus air yang ada. Penurunan jumlah injeksi amonia ini akan memberikan keuntungan beruntun berupa berkurangnya frekuensi regenerasi resin dari semula 8 menjadi 2 kali perbulan. Kondisi ini akan menghasilkan penghematan sumber daya berupa kebutuhan air untuk regenerasi, bahan kimia amonia, dan beban pencemaran. Oleh karena itu, modifikasi ini telah membuat proses produksi listrik di PT. CEP lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Kata Kunci

All Volatile Treatment (AVT)boiler corrosionenergy efficiencyOxygenated Treatment (OT)All Volatile Treatment (AVT)efisiensi energikorosi boilerOxygenated Treatment (OT)

Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda

MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.

Coba MatchMind

Lihat profil lengkap jurnal ini

Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.

Buka Jurnal Rekayasa Proses

Artikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.

Modifikasi proses pengolahan Boiler Feed Water (BFW) dari All Volatile Treatment (AVT) menjadi Oxygenated Treatment (OT) untuk produksi listrik ramah lingkungan | Jurnal Rekayasa Proses | Publiora