Publiora

Menghubungkan ke Publiora...

Publiora

Densification process of merbau (Intsia bijuga) and matoa (Pometia pinnata J.R. Forster & J.G Forster) sawdust waste for biomass based solid fuel source in West Papua Indonesia: Optimization using Response Surface Methodology (RSM)

Prasetya, AgusSiagian, HalomoanSetiawan, Felix AriePetrus, Himawan Tri Bayu Murti
Jurnal Rekayasa Proses (Sinta 2)Vol. 0 No. 030 Juni 2021
DOI10.22146/jrekpros.66024

Abstrak

Merbau (Intsia bijuga) dan matoa (Pometia pinnata Forster) adalah dua di antara sumber biomassa potensial yang berasal dari Papua Barat, Indonesia. Dengan karakteristiknya yang serbaguna, merbau dan matoa digunakan di banyak industri seperti furnitur, alat musik, dan banyak produk khusus lainnya. Namun, industri pengolahan kayu dapat menghasilkan hingga 60% residu. Di Pada penelitian ini, pemanfaatan limbah serbuk gergaji merbau dan matoa sebagai bahan bakar padat dipelajari dengan menggunakan response surface method (RSM). Serbuk gergaji merbau dan matoa diayak untuk mendapatkan ukuran partikel yang diinginkan (-20+50 mesh). Dua jenis serbuk gergaji kemudian dicampur dalam berbagai komposisi (70, 50, dan 30% merbau). Serbuk gergaji yang sudah tercampur kemudian dicampur dengan bahan perekat yang bervariasi larutan pati (1, 5, dan 10%) untuk dibentuk dalam pelet dengan berbagai gaya tekan cetakan (50, 100, dan 150 kg/cm²). Pelet kemudian dianalisis karakteristiknya seperti abu, kadar air, dan nilai kalor untuk dibandingkan dengan kondisi awalnya. Sebuah desain RSM tiga faktorial penuh diterapkan untuk menjelaskan korelasi antara variabel independen dan variabel terikat. Secara statistik, hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar merbau, kadar pengikat, dan gaya tekan menunjukkan efek yang relatif signifikan pada respons yang dipelajari (abu kadar air, kadar air, dan nilai kalor). Selain itu, analisis ANOVA membuktikan bahwa masing-masing variabel memiliki efek signifikan pada tanggapan yang dikonfirmasi oleh nilai P yang mendekati nol. Koefisien determinasi (R²) seluruhnya berada di atas 0,96 dan grafik probabilitas normal mengonfirmasi bahwa model yang diusulkan cukup sesuai dengan hasil eksperimen.

Kata Kunci

biomass wastedensificationmerbaumatoaRSMlimbah biomassadensifikasimerbaumatoaRSM

Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda

MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.

Coba MatchMind

Lihat profil lengkap jurnal ini

Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.

Buka Jurnal Rekayasa Proses

Artikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.

Densification process of merbau (Intsia bijuga) and matoa (Pometia pinnata J.R. Forster & J.G Forster) sawdust waste for biomass based solid fuel source in West Papua Indonesia: Optimization using Response Surface Methodology (RSM) | Jurnal Rekayasa Proses | Publiora